Dunkirk Masih Kokoh Jadi Pemuncak Box Office

  • Rabu, 02/08/2017 - 09:13 WIB
Animo penikmati sinema dunia untuk film Dunkirk belumlah pudar. Terbukti, film karya Christopher Nolan ini kembali merajai box office pekan ini dengan pendapatan USD 28.1 juta. Total pendapatannya sejauh ini adalah USD 102,8 juta. Kekokohan Dunkirk otomatis membuat film pendatang baru, The Emoji Movie berada di posisi kedua pada pekan pertama penayangannya dengan membukukan USD 25,7 juta. 


Tak seperti Dunkirk yang banyak mendapatkan komentar positif, The Emoji Movie justru banjir kritikan. Namun sepertinya penonton yang sebagian besar anak-anak tak peduli, mereka tetap membanjiri bioskop untuk menyaksikan film animasi tersebut. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh runner up pekan lalu, Girls Trip yang berhasil mengumpulkan USD 20,1 juta. Dengan kata lain, posisi film pendatang baru lainnya yang dibintangi oleh Charlize Theron bergenre spy thriller, Atomic Blonde berada di posisi keempat. Hal ini tidak mengherankan karena label dewasa yang disematkan untuk Atomic Blonde karena dipenuhi konten kekerasan. 


Lisa Bunnell selaku President of Distribution Focus Features merasa pendapatan Atomic Blonde cukup membanggakan di pekan pertamanya. Padahal film ini disaksikan secara terbatas. Dari total USD 30 juta biaya produksi, pekan perdana penayangannya sudah mengumpulkan USD 18,6 juta. Akhirnya, posisi lima besar box office pekan ini ditutup oleh Spider-Man: Homecoming yang berpendapatan USD 13.4 juta. 


Mengutip Aceshowbiz, berikut ini 10 besar box office pekan ini, 


1. Dunkirk -  USD 28.1 juta
2. The Emoji Movie - USD 25.7 juta
3. Girls Trip - USD 20.1 juta
4. Atomic Blonde - USD 18.6 juta
5. Spider-Man: Homecoming - USD 13.4 juta
6. War for the Planet of the Apes - USD 10.4 juta
7. Despicable Me 3 - USD 7.7 juta
8. Valerian and the City of a Thousand Planets - USD 6.8 juta
9. Baby Driver - USD 4 juta
10. Wonder Woman - USD 3.4 juta


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.