Sosok Kreator Toy Story Wafat di Usia 83 Tahun

  • Rabu, 28/02/2018 - 08:36 WIB
 
Kabar duka melanda industri perfilman Hollywood. Bud Luckey, salah satu animator yang telah menciptakan karakter Sheriff Woody di waralaba film animasi Toy Story, meninggal dunia di usia yang ke-83. Mengutip situs Movie Web, akhir pekan lalu, kabar meninggalnya Bud Luckey disampaikan oleh putranya, Andy Luckey, melalui media sosial. Andy yang juga produser eksekutif Teenage Mutant Ninja Turtles, turut memberikan penghormatan untuk ayahnya yang setia dengan Toy Story.


"Dengan sangat sedih saya mengumumkan kepergian ayah saya: Bud Luckey. Ayah saya terkenal karena karyanya dalam animasi (Pixar / Disney / Sesame Street) dan sebagai aktor pengisi suara (Eeyore, Agent Rick Dicker, Chuckles the Clown et al). Ia mencintai pekerjaannya tapi mendapat kepuasan lebih besar ketika melihat orang lain menikmatinya. Ia akan sangat dirindukan oleh teman, keluarga, dan koleganya yang hanya memanggilnya Bud. Sikapnya yang baik dan santai membuat rekannya di Pixar menjuluki dia Bud Low-Key. Ia bertugas di Angkatan Udara AS selama Perang Korea. Sebagai pengganti karangan bunga, keluarga kami mendorong sumbangan ke The California Institute of The Arts - Dana Beasiswa Bud Luckey," kata Andy dalam pengumuman itu.


Menurut Liputan6.com, Bud Luckey lahir pada 28 Juli 1934 di Billings, Montana, AS. Seperti disampaikan putranya, ia cukup lama di bidang militer hingga akhirnya terjun dalam pelatihan animasi Disney. Beberapa waralaba yang ditanganinya selama berkarier di dunia hiburan antara lain adalah Alvin Show dan Sesame Street. Setelah terlibat dalam film Toy Story dan menciptakan desain Woody, suara Bud Luckey terdengar dalam film Winnie the Pooh versi 2011 sebagai Eeyore. Sepeninggal Bud Luckey, proyek Toy Story 4 saat ini tengah dikerjakan, namun belum diketahui apakah ia terlibat atau tidak.


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.