Blackhawk, Film Superhero Perdana Garapan Steven Spielberg. Bakal Sekeren Apa?

  • Sabtu, 21/04/2018 - 07:31 WIB
 
Siapa yang tak mengenal sutradara keren, Steven Spielberg? Ya, sutradara kawakan ini menjadi jaminan kualitas film-film yang dinahkodainya. Namun, rupanya selama berkarier selama 59 tahun di industri film dunia ada satu genre film yang belum ia buat, yaitu superhero. Nah, baru-baru ini Warner Bros mengumumkan bahwa Steven bakal mengarahkan film superhero untuk pertama kalinya. Steven akan menyutradarai salah satu film adaptasi DC comics, yakni Blackhawk. Film ini akan digarap Warner Bros bersama Amblin Entertainment yang dimiliki oleh Steven. 


Melansir Wowkeren, kabar ini disampaikan langsung oleh CEO Warner Bros, Tommy Emmerich. 


"Kami sangat bangga menjadi studio yang menaungi karya hits Steven Spielberg sebelumnya. Kami bersemangat bekerja sama lagi dengan Spielberg di petualangan baru ini," kata Tommy dilansir Variety pada Kamis (19/4). 
 
 
  


Sebelumnya, kedua rumah produksi tersebut memang pernah bekerja sama untuk film terbaru garapan Steven yakni Ready Player One yang meraih sukses di box office. Proyek ini akan menandai film pertama Steven yang berpusat pada karakter dari DCEU. Sutradara The Jaws ini sebelumnya memang sempat ditawari untuk mengarahkan Superman pada tahun 1978, tetapi ia menolaknya, hingga akhirnya dialihkan pada Richard Donner. 


Karakter Blackhawk sendiri dikisahkan sebagai pria misterius yang memimpin Skuadron Blackhawk. Skuadron Blackhawk merupakan tim pilot pesawat tempur pada Perang Dunia II. Belum diketahui bagaimana kisah Blackhawk yang disutradarai Steven, namun tentunya Warner Bros ingin film ini mendulang sukses seperti Ready Player One. Saat ini belum diketahui kapan Steven akan memulai produksi Blackhawk. Pasalnya, ia tengah disibukkan dengan beberapa proyek film lain seperti Indiana Jones V serta West Side Story


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.