Duh, Ketauan Lips Sync Saat Konser, Mariah Carey Kecewakan Fans

  • Rabu, 11/07/2018 - 04:20 WIB
 
Diva pop dunia, Mariah Carey kembali menjadi bahan pemberitaan. Sayangnya, kali ini bukan karena prestasi dan karyanya, melainkan hal yang bisa dibilang memalukan. Seperti diketahui, mantan istri Nick Cannon ini baru saja memulai konser residensi Las Vegasnya yang bertajuk The Butterfly Returns sejak 5 Juli lalu. Bertempat di The Colosseum, Caesars Palace, Las Vegas, Mariah pun siap menghibur ribuan penggemarnya. Namun, ada sedikit insiden dalam konser yang rencananya bakal digelar selama tiga bulan tersebut. 


Pasalnya, pelntun We Belong Together ini ketahuan melakukan lip sync saat bernyanyi di atas panggung kala membawakan salah satu hitsnya, yakni Boyfriend. Mariah berada di sebuah kotak berputar oleh para penari latar. Saat sang kekasih, Bryan Tanaka mencoba untuk membantu mengangkatnya ke atas kotak, ia kehilangan keseimbangan sehingga sang diva agak terjungkal. Namun lucunya, lagu Boyfriend terus dimainkan meskipun Mariah sudah tak membawa mikrofon. Tak ayal, netizen pun langsung berkomentar pedas, terutama para penggemarnya yang dikecewakan. 


"Mariah Carey Vegas Opening Show. Why was there another lip sync disaster last night? Who is responsible? They are making our Queen look bad. pic.twitter.com/T3H2NjM4NK," ungkap akun bernama @FascinatedMC) pada 6 Juli 2018. 


Kendati demikian, dari insiden ini, konser residensi Las Vegas tersebut terbilang cukup sukses. Sepanjang konser wanita berusia 48 tahun ini membawakan sejumlah lagu hits-nya. Selain itu, usai merampungkan rangkaian konser residensi Las Vegasnya, Mariah sendiri bakal tampil di Indonesia pada bulan November mendatang. Konser bertajuk Mariah Carey Live in Concert Borobudur Symphony 2018 itu akan digelar di pelataran Candi Borobudur. 


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.