4 Tips Bijak Finansial Saat COVID-19 Melanda

  • Senin, 30/03/2020 - 07:23 WIB
Saat wabah Corona melanda, dampaknya tidak hanya kepada mereka yang sudah dinyatakan positif, tetapi juga meluas hingga memengaruhi kondisi ekonomi di beberapa sektor sekaligus. Kendati pemerintah menggaungkan Work Form Home dan Physical Distancing, nyatanya tidak semua pekerja mampu melaksanakannya, karena terhalang regulasi perusahaan. Apalagi para pekerja di sektor informal. Penutupan sejumlah tempat wisata, ibadah, pusat perbelanjaan dan perkantoran praktis membuat pendapatan anjlok lebih dari separuhnya. 


Beberapa perencana dan pakar keuangan seperti Prita Hapsari Ghozie dan Erik Argasetya memberikan beberapa tips mengatur keuangan di tengah wabah Corona. COVID-19 memang memukul pendapatan sektor restoran, transportasi, wisata, fashion dan garmen serta tentu saja mereka yang berada pada sektor informal. Lantas bagaimana cara mengatur keuangan saat masa - masa mendung ini? 


Hitung dengan Cermat


Hitung aset yang dimiliki dalam bentuk uang hingga emas atau logam mulia. Lalu, catat semua kebutuhan selama tiga bulan mendatang. Pisahkan antara pengeluaran wajib (cicilan, uang sekolah anak hingga tagihan listrik) serta pengeluaran kebutuhan (sesuatu yang bisa disesuaikan dengan kondisi sekarang ini, seperti uang makan). Sesuaikan menu agar pengeluaran lebih hemat. Jika ternyata prediksi pengeluaran tiga bulan mendatang melebihi penghasilan, atasi dengan tabungan, dana darurat atau penjualan aset. 


Buat Skala Prioritas
 
  
 
Atur kembali skala prioritas kamu. Jangan berfoya-foya di saat penghasilan terbatas, seperti contohnya tergiur promo diskon suatu barang yang kamu tidak terlalu butuhkan. 


Atur Pemasukan dengan Rumus 40-30-20-10
 
  
 
Jika perusahaan tempat Sobat bekerja tetap memberikan gaji seperti sebelum wabah Corona, maka tetap gunakan rumus 40-30-20-10, yaitu 40 persen untuk biaya hidup dan pengeluaran rutin, 30 persen untuk cicilan dan tagihan, 20 persen untuk tabungan dan investasi lalu 10 persen dana darurat. Rumus ini juga membantu psikologismu tetap sehat. Sobat terhindar dari kecemasan karena tetap mengeluarkan uang dengan bijak, bukan panic buying. 


Sisihkan Pengeluaran Transportasi Saat WFH
 
  
 
Bagi Sobat yang bisa melakukan Work from Home, ternyata ada potensi penghematan pada pos 40 persen biaya hidup dan pengeluaran rutin. lho! Ya, variabel biaya transportasi pasti masuk di dalamnya, bukan? Nah, saat Sobat menjalani WFH tentu biaya transportasi menjadi tidak terpakai. Lebih baik, langsung mengalokasikannya untuk menambah dana darurat. 


Optimis wabah ini segera berlalu. Yuk, persiapkan finansial kamu untuk menghadapi masa tak menyenangkan ini. Kita pasti menang! 


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.