Tak Perlu Sering Belanja, Inilah Cara Menyimpan Makanan Agar Lebih Awet

  • Kamis, 02/04/2020 - 08:18 WIB
Sobat Souja, anjuran #dirumahaja membuat kita semakin memikirkan rencana keluar rumah hanya untuk keperluan penting dan mendesak, termasuk belanja kebutuhan. Alih-alih menimbun makanan, Sobat Souja disarankan untuk berbelanja paling tidak 2 pekan sekali atau dua kali dalam 1 bulan. Lantas, bagaimana cara menyimpan makanan agar tetap awet dan memiliki potensi gizi yang optimal? Melansir detikfood, berikut ini cara yang harus Sobat lakukan. Simak yuk! 


Sayur dan Buah
 
  
 
Lemari es pasti dilengkapi dengan bagian laci khusus penyimpanan buah dan sayur. Satu hal yang harus Sobat perhatikan adalah bahwa tidak semua sayur dan buah bisa disimpan secara bersamaan di tempat yang sama. Usahakan untuk menyimpan setiap jenis sayuran yang berbeda agar gas yang dikeluarkan oleh buah dan sayur tidak terjebak sehingga membuatnya cepat membusuk. Selain itu, Sobat juga tidak diperbolehkan mencuci buah dan sayur sebelum menyimpannya agar bisa tahan lama. 


Daging
 
  
 
Daging unggas dan makanan laut mentah dapat disimpan di lemari es dengan temperatur sedang hingga 2 hari. Sementara daging sapi, steak mentah bisa lebih lama yaitu 5 hari. Jika kamu ingin waktu penyimpanan lebih lama, maka simpanlah di freezer dengan dibungkus plastik vakum agar tidak terpapar bakteri. 


Makanan Sisa
 
 
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menyimpan makanan tak habis sekali makan. Sebaiknya Sobat simpan di rak paling atas di bawah freezer karena disana memiliki suhu paling konsisten. Jangan lupa menyimpannya pada lunch box atau food garde box kedap udara, ya!


Produk Susu dan Olahannya
 
 
 
Produk ini tidak boleh disimpan secara sembarangan. Tips untuk menyimpan produk susu dapat dilakukan dengan menutupnya rapat sebelum disimpan di lemari es. Apabila produk tersebut sudah dibuka dari kemasan, ada baiknya untuk memindahkannya ke dalam tempat kedap udara, seperti lunch box atau food grade box. Jika produk berupa susu cair, Sobat disarankan menyimpannya pada tempat berbahan kaca karena kardus justru bisa menimbulkan bakteri, sedangkan produk berupa keju harus dibungkus dengan kertas lilin, kertas timah atau plastik yang sedikit longgar karena keju perlu bernapas. 


Roti, Mentega dan Pasta
 
 
 
Ada beberapa perbedaan perlakuan terhadap roti, mentega dan pasta. Pada pasta segar, Sobat harus mendinginkannya dengan manyimpan di lemari es, namun pasta kering sebaiknya diletakkan di wadah kedap udara lalu simpan di dapur. Begitu pula dengan roti. Simpan roti di dalam lemari es agar tahan lama, letakkan pada tempat kedap udara. Sementara mentega lebih fleksibel karena Sobat bisa menyimpannya di lemari es ataupun di lemari dapur. 

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.