Dampak Positif dan Negatif Keluarga saat Karantina Mandiri

  • Sabtu, 23/05/2020 - 08:49 WIB

Sobat Souja, selama pandemi dan harus dipaksa di rumah aja, ada yang berada di rumah bersama dengan keluarga selama 24 jam terus menerus. Hal ini tentu membawa perubahan dan memberi dampak kepada keluarga dan hubungannya.

Dampak dalam kehidupan keluarga bisa ada berbagai macam, positif dan negatif. Sisi positifnya adalah ktia jadi memiliki banyak waktu selama karantina mandiri untuk lebih saling mengenal dan mendekatkan diri pada anggota keluarga. Hal ini disampaikan pula oleh Psikolog Anak dan Keluarga Ratih Zulhaqqi yang dikutip CNNIndonesia. Ia selama melayani konseling daring dengan keluarga bahwa banyak yang baru menyadari selama WFH kalau ada orang tua yang tidak tahu apa-apa tentang anaknya.

ilustrasi keluarga
source:  cnbcfm.com

Kesempatan orangtua mengenal lebih anaknya ataupun sebaliknya. Anak yang sudah bekerja menjadi punya waktu untuk lebih dekat dengan orang tuanya dan saudaranya. Anggota keluarga pun menjadi bisa lebih menyesuaikan diri dan menyelesaikan permasalahan bersama.

Namun, sisi negatifnya adalah selama kita terus menerus bertemu orang yang sama selama hampir 24 jam sehari tentu gesekan atau konflik bisa terjadi. Ratih menemukan bahwa perbedaan pendapat satu dengan lainnya yang sering menimbulkan konflik. Perubahan ini sebaiknya bisa disikapi dengan baik sehingga bisa menyesuaikan diri.

ilustrasi berantem
source: scmp.com

Berbagai perubahan ini pun terjadi, banyak yang menyebutnya sebagai 'New Normal'. Namun, normal yang baru lebih merujuk kepada gaya hidup baru yang muncul karena berdamai dengan keadaan yang sekarang ini. Ratih menjelaskan bahwa kalau hal semacam ini dianggap sebagai normal yang baru seharusnya  tidak membawa dampak yang stressfull, karena adaptasi dengan keadaan memang butuh waktu. Setelah terbiasa akan mendapatkan ritmenya.

Ratih juga menambahkan bahwa manusia selalu diharapkan bisa menyesuaikan diri apapun konsisinya. Penyesuaian seseorang memang berbeda satu dengan lainnnya. Namun, hal ini bisa menjadi masalah kalau menganggap normal yang baru ini hanya semnetara, karena bisa saja seterusnya. Penting untuk bisa menerima keadaan normal yang baru ini.

Menerima kondisi seperti ini bisa menjadi cara yang bisa dialkukan untuk beradaptasi dan menganggap bahwa ini sebagai bagian dari perjalanan hidup. Sobat Souja yang selama ini berdinamika dengan keluarga selama pandemi tentu mengalami suka dukanya. Namun, Sobayt Jangan menyerah pada keadaan normal yang baru ini dan anggap menjadi pengalaman hidup.

source: cnnindonesia.com


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.