4 Tips Menjaga Ketupat Tahan Lama Selama Ramadhan

  • Kamis, 21/05/2020 - 11:58 WIB

Hai, Sobat Souja, tidak terasa hari raya lebaran sudah semakin dekat. Biasanya, lebaran identik dengan silaturahmi dan makan keluarga yang hangat. Ketupat dan opor merupakan makanan yang paling jarang absen dari meja makan keluarga ketika merayakan hari kemenangan itu. Nah, untuk Sobat Souja yang sering memasak ketupat di rumah, yuk simak beberapa tips yang bisa membuat ketupat tahan lebih lama!


1. Proses Pembuatan yang Baik

 

tupat
Sumber: Maswarsito.com

Sobat Souja, pilihlah beras yang baik bila ingin ketupat tahan lama. Setelah itu, saat mengisi ketupat, isilah hingga 2/3 saja. Bila mengisi terlalu banyak ketupat akan mengeras dan bila mengisi terlalu sedikit ketupat akan menjadi lembek. Lalu, rebus hingga matang sempurna selama kira-kira 4-5 jam.

 

2. Gantung Ketupat

 

tupat gantung
Sumber: Okezone Lifestyle

Menggantung ketupat dapat membuat air yang ada di dalam turun. Endapan air di dalam ketupat dapat membuatnya menjadi lebih cepat basi. Menggantung ketupat pada suhu ruangan dapat bertahan selama kurang lebih 1 hari.

 

3. Simpan di Chiller atau Freezer

 

tupattttt
Sumber: kumparan

Menyimpan ketupat di dalam mesin pendingin akan membantunya tahan beberapa hari. Namun, Sobat Souja harus memastikan bahwa ketupat itu kering, ya! Jangan masukkan ketupat yang masih basah ke dalam freezer.

 

4. Hangatkan Seperlunya

 

tupatttttt
Sumber: njajan.com

Untuk menikmati ketupat yang telah disimpan di dalam freezer, Sobat Souja dapat menghangatkannya dengan cara dikukus. Ketupat yang sudah dikukus harus segera dihabiskan, Sobat, karena ketupat yang sudah dikukus tidak akan bertahan lama.
Berikut adalah empat tips dalam menjaga ketupat awet lebih lama. Yuk, dicoba pada lebaran tahun ini. Marhaban ya Ramadhan, Sobat!

Sumber: kompas.com, seruni.id

 


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.