Anak Rentan Stress di Masa Pandemi, Simak Cara Deteksi dan Mengatasinya!

  • Sabtu, 08/08/2020 - 09:15 WIB
Sobat Souja, masa pandemi membuat aktivitas anak menjadi terbatas karena dilakukan dari dalam rumah. Situasi ini dapat memicu terjadinya stres pada anak. Ya, stres tak hanya terjadi pada orang dewasa, lho! Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengenali dan mencegah stres pada anak di masa pandemi, seperti direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), agar tumbuh-kembang anak optimal.
 
 
  


Cara mengenali stres pada anak dapat diketahui dengan munculnya sejumlah perilaku, diantaranya


  1. Perubahan perilaku atau gestur yang tidak biasa
  2. Emosi tidak stabil seperti mudah marah dan mudah menangis
  3. Tidak bisa tenang
  4. Tampak sedih berlebihan
  5. Mudah putus asa
  6. Menarik diri dari lingkungan
  7. Tampak murung
  8. Kehilangan kepercayaan diri
  9. Lengket berlebihan pada pengasuh atau orang tua
  10. Gangguan tidur, seperti sulit tidur, sering terbangun, sulit tidur setelah terbangun, mimpi buruk
  11. Sulit berkonsentrasi
  12. Nafsu makan menurun
  13. Mengompol, pada anak yang sudah tidak biasa ngompol


Cara pencegahan stres pada anak, sebagai berikut:

  1. Beri anak lebih banyak perhatian selama masa pandemi Covid-19
  2. Lebih banyak ajak anak bicara
  3. Dengarkan keluhan dan pendapat anak
  4. Libatkan anak berdiskusi dalam menyusun agenda selama masa pandemi Covid-19 
  5. Dampingi anak bermain
  6. Dampingi anak belajar, termasuk ketika pembelajaran online
  7. Beri kesempatan anak time-out yang sesuai
  8. Ajak dan dampingi anak menyusun agenda rutin keseharian
  9. Tetap lakukan aktivitas fisik yang cukup
  10. Orang tua harus menjadi role model atau panutan dengan memperlihatkan sikap tenang, tidak cemas, dan bersikap suportif


Sumber: CNN Indonesia

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.