Sobat Souja, seperti yang sudah kita ketahui bahwa perkembangan wabah virus corona di seluruh dunia memunculkan imbauan dari berbagai ahli bahwa setiap orang " />

DIY : Cara Membuat Masker Kain Anti Ribet

  • Rabu, 16/09/2020 - 15:33 WIB
Sobat Souja, seperti yang sudah kita ketahui bahwa perkembangan wabah virus corona di seluruh dunia memunculkan imbauan dari berbagai ahli bahwa setiap orang harus menggunakan masker saat harus keluar rumah. Masker kain adalah yang paling dianjurkan karena masker medis sangat dibutuhkan oleh para tenaga medis, yang tengah berjibaku untuk menghentikan pandemi ini di seluruh dunia. Kalau Sobat belum mempunyai masker kain sebelumnya, saat ini masker kain sangat mudah ditemukan penjualnya di mana-mana, baik di pinggir jalan maupun di toko-toko online. Namun, bagi Sobat yang tertarik dengan segala sesuatu berbau DIY alias do it yourself, membuat masker kain sendiri di rumah juga bisa jadi pilihan. Langsung aja yuk kita simak infonya di bawah ini!
 
masker kain diy
Source : foto.wartaekonomi.co.id
 
Bahan Yang Diperlukan :

- Kain bekas pakaian bermotif
- Gunting
- Benang & Jarum
- Karet elastis
 
Cara Membuat Masker Kain :

1. Lipat bagian atas dan bagian bawah bahan atau kain yang akan digunakan.
2. Lipat lagi bahan hingga menjadi persegi panjang.
3. Pasangkan karet gelang di kedua sisi masker kain.
4. Jika Sobat ingin menambah motif lainnya maka bisa menggunakan benang & jarum.
5. Masker kain buatan sendiri siap dipakai!

Nah, gimana Sobat Souja? Mudah kan cara membuatnya? Tanpa perlu keluar kocek banyak untuk membeli masker kain, Sobat bisa bikin dengan mudah tanpa ribet dan tidak menggunakan mesin jahit juga loh! Wah, menarik banget ya. Oh iya, untuk segi kreativitasnya sendiri tergantung dari motif kain yang Sobat miliki di rumah ya, selamat mencoba di rumah!

Sumber Artikel : Detik.com
  

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.