5 Film tentang Kesehatan Mental yang Bikin Kita Peduli

  • Sabtu, 17/10/2020 - 15:21 WIB
Hai, Sobat Souja! Setiap 10 Oktober, seluruh dunia memperingati Hari Kesehatan Mental. Tujuannya, supaya masyarakat lebih sadar dan memahami isu-isu terkait kesehatan jiwa. Meski dulunya kesehatan mental sering diremehkan, berbagai pengalaman yang ada membuktikan isu ini serius dan harus diperhatikan.

Nah, film menjadi salah satu wadah informasi yang dapat memberikan wawasan lebih kepada penontonnya. Baik untuk mereka yang berjuang melawan masalah kesehatan mental setiap hari, maupun mereka yang coba memahami lebih banyak tentang perjuangan melawan penyakit mental.

1. Joker (2019)
 
f
Sumber: CBR.com 
 
“Bagian terburuk dari memiliki penyakit mental adalah orang-orang mengharapkan kamu untuk berperilaku seperti kamu tidak sakit.” Salah satu kutipan dalam film Joker yang dibintangi Joaquin Phoenix ini cukup menggambarkan keadaan masyarakat yang apatis terhadap penderita penyakit mental seperti Arthur Fleck.

Di film ini kita diperlihatkan keadaan Arthur yang kerap dirundung, menghadapi gilanya Kota Gotham, hingga membuat dirinya menjadi seorang kriminal. Bahkan, dia juga mengalami Pathological Laughter and Crying atau efek Pseudobulbar. Pengidap gangguan ini bisa ketawa dan menangis tiba-tiba, tanpa sebab dan di waktu yang enggak tepat.

Film garapan Todd Phillips ini berhasil raih 11 nominasi Oscar dan memenangkan dua di antaranya, termasuk “Aktor Terbaik”. Tak heran, karena film ini juga jadi salah satu film rating dewasa terlaris. Film Joker juga mengajak kita untuk enggak terburu-buru menghakimi orang lain.

2. Silver Linings Playbook (2012)
 
 d
Sumber: NY TIMES 
  
Silver Linings Playbook berkisah tentang seorang pria berkepribadian ganda (bipolar) yang baru saja keluar dari rumah sakit jiwa dan berharap bisa kembali ke istrinya. Film yang dibintangi Bradley Cooper, Jennifer Lawrence, Robert de Niro ini berhasil bersinar di panggung Oscar 2012. Dari delapan nominasi Oscar dan memenangkan kategori “Aktris Terbaik” untuk Jennifer Lawrence.

Dilansir dari Vulture, Dr. Steven Schlozman, seorang psikiater lulusan Harvard mengungkapkan bahwa film ini cukup baik dalam menggambarkan depresi dan kelainan bipolar. Walaupun masih ada beberapa yang enggak akurat, film ini nyatanya bisa memberikan gambaran jelas mengenai penderitaan orang-orang yang mengalami depresi tersebut.

3. A Beautiful Mind (2001)
 
d 
Sumber: Oscar Champs 

Dibintangi Russell Crowe, A Beautiful Mind berkisah tentang John Nash, seorang ahli matematika yang berjuang melawan skizofrenia hingga akhirnya berhasil memenangkan hadiah Nobel. Film ini pun akhirnya berhasil sabet empat piala Oscar dari delapan nominasi yang diraihnya.

Menurut salah satu analisis dari Ohio State University, film garapan Ron Howard ini cukup akurat menggambarkan seseorang yang hidup dengan skizofrenia. Akhir cerita film yang menunjukkan Nash berhasil mengalahkan penyakit mentalnya ini bisa menjadi inspirasi bagi penonton.

4. As Good As It Gets (1997)
 
d
 
 
Mengangkat isu penyakit mental Obsessive Compulsive Disorder (OCD), film As Good As It Gets berkisah tentang kesulitan hidup Melvin Udall (Jack Nicholson) sebagai novelis antisosial yang mengidap penyakit tersebut. Suatu insiden akhirnya membuat Melvin mulai menjalin persahabatan dengan seorang pramusaji yang akhirnya membantunya sembuh dari penyakit tersebut.

Film Hollywood yang memenangkan dua piala Oscar dari tujuh nominasi yang diraihnya ini memberi ilustrasi tentang frustrasinya seorang pengidap OCD. Gangguan mental ini menyebabkan penderitanya merasa harus melakukan tindakan secara berulang-ulang.

Tentunya, hal tersebut benar-benar menjadi sebuah tantangan bagi sang penderita untuk bisa terjun di kehidupan sosial. Melalui film ini, kita bisa jadi lebih mengerti sulitnya hidup sebagai penderita OCD dan belajar untuk enggak mengucilkan mereka di kehidupan sehari-hari.

5. One Flew Over the Cuckoo’s Nest (1975)

Dibintangi Jack Nicholson, film garapan Milos Forman ini mengisahkan pasien sakit mental yang enggak diperlakukan dengan baik. Dalam film One Flew Over the Cuckoo’s Nest ini, kita juga ditunjukkan berbagai karakter dengan penyakit mental yang beragam, mulai dari gangguan kecemasan, skizofrenia, dan halusinasi, dan lainnya.

Sebagai film Hollywood klasik, One Flew Over the Cuckoo’s Nest berhasil mencetak sejarah sebagai film yang sukses memenangkan 5 penghargaan Oscar. Mulai dari “Best Actor”, “Best Actress”, “Best Picture”, “Best Adapted Screenplay”, hingga “Best Director”. Film yang begitu emosional ini tak hanya menghibur, tapi juga membangkitkan kesadaran kita untuk memperlakukan penderita penyakit mental dengan baik.

Semoga melalui film-film ini, kita bisa jadi lebih sadar akan pentingnya kesehatan mental dan bisa lebih memahami mereka yang tengah berjuang. Di antara judul di atas, film Hollywood manakah yang paling berkesan buat kalian?

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.