Ini Pola Makan yang Tepat untuk Membantu Menyembuhkan Flu

  • Kamis, 12/11/2020 - 10:49 WIB
Ketika terserang flu, nafsu makan bisa berkurang. Padahal, tubuh tetap memerlukan asupan makanan agar proses penyembuhan penyakit tersebut lebih cepat. 

Ahli imunologi Cassandra Calabrese, DO, menjelaskan bagaimana makanan dapat membantu kita mencegah dan mengatasi flu lewat pola makan yang tepat. 

Menurutnya, konsumsi makanan yang sehat meningkatkan sistem kekebalan kita. Sistem kekebalan yang kuat dapat mencegah penyakit dan membantu kita pulih lebih cepat. 

"Tidak ada keraguan pola makan sehat meningkatkan kekebalan kita terhadap penyakit," kata Dr. Calabrese. 

"Apa yang kita masukkan ke dalam tubuh penting bagi kesehatan kita secara keseluruhan, termasuk sistem kekebalan." 

Karena sistem kekebalan merupakan pertahanan tubuh terhadap penyakit seperti flu, ada baiknya mengonsumsi makan bergizi. 

Kabar baiknya, kita bisa mendapat makanan untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh dengan mudah, karena ada di sekitar kita. 

Lalu bagaimana tipsnya? 

Penuhi cairan tubuh 
 
f 
Sumber: CNN Indonesia 
 
Di saat kita terserang flu atau penyakit lain yang menyebabkan demam, tubuh memerlukan lebih banyak hidrasi.

"Tubuh membutuhkan hidrasi lebih dari makanan tertentu saat melawan penyakit," ucap Dr. Calabrese. 
Ia melanjutkan, kita bisa menjaga hidrasi tubuh dengan air putih, minuman kaya elektrolit, kaldu, dan teh herbal. 

"Jangan mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi atau soda." 

Mengikuti diet anti-peradangan 
 
 d
Sumber: Alodokter 
 
Banyak makanan yang dapat memicu peradangan. Jika tubuh mengalami peradangan, sistem kekebalan akan berjuang lebih keras. 

Karenanya, turunkan peradangan dan bantu sistem kekebalan dengan mengganti jenis lemak yang kita konsumsi. 

Lemak jenuh dapat memicu peradangan, sehingga kita harus membatasi asupan makanan yang mengandung lemak jenuh seperti: 

Makanan yang dipanggang seperti biskuit dan kue 
  
Produk susu berlemak penuh, seperti krim, keju, dan mentega 

Lemak babi 

Minyak kelapa sawit 

Daging merah 

Hindari lemak trans 

Lemak trans atau lemak jenuh juga bisa berakibat buruk bagi jantung dan menyebabkan peradangan. 

Hindari makanan yang mengandung minyak "terhidrogenasi sebagian", meskipun pada labelnya tertulis "0 gram lemak trans per porsi".

Minyak atau lemak terhidrogenasi biasanya dikaitkan dengan peningkatan kolesterol jahat. 

Banyak produsen makanan menghilangkan lemak trans dari produk mereka, tetapi beberapa jenis makanan masih mengandung lemak trans, seperti: 

Biskuit 

Kue 

Donat 

Margarin 

Kulit pai 

Mengonsumsi lemak omega-3 

Makan dengan kandungan lemak omega-3 bisa menjaga sistem kekebalan tubuh kita. 

Ikan berlemak adalah sumber yang baik untuk sumber makanan anti-inflamasi, dan kita bisa mengonsumsi jenis ikan: 

Tuna albacore 

Ikan haring 

Ikan kembung 

Salmon 

Sarden 

Ikan trout 

Namun ingat, beberapa ikan mengandung merkuri dan partikel lain yang dapat membahayakan bayi atau anak-anak. 

Wanita hamil atau menyusui dan orang tua harus berkonsultasi dengan dokter terkait ikan jenis apa yang aman dikonsumsi bayi dan anak. 

Beberapa makanan nabati juga mengandung omega-3, seperti: 

Minyak canola 

Biji chia 

Edamame 

Biji rami giling atau minyak biji rami 

Biji labu Kenari

"Saya penggemar berat diet Mediterania," tutur dia. "Itu adalah diet yang bagus untuk kesehatan sistem kekebalan." 

Diet Mediterania mengacu pada pola makan tradisional orang-orang yang tinggal di dekat Laut Mediterania. 
Pola diet Mediterania mencakup makanan: 

Buah-buahan dan sayur-sayuran 

Protein tanpa lemak seperti ikan dan unggas 

Kacang-kacangan 

Kacang dan biji-bijian 

Minyak zaitun 

Biji-bijian utuh 

Mereka yang menjalani diet Mediterania harus membatasi makanan seperti daging olahan, daging merah, gula dan makanan penutup, makanan olahan yang digoreng, makanan cepat saji, roti dan biji-bijian olahan. 

Membuat perubahan pada pola makan secara drastis mungkin sulit, jadii ada baiknya kita mengubah pola makan secara bertahap. 

Untuk makanan pencuci mulut, coba beralih ke roti gandum utuh dan buah. 

Setelah merasa nyaman dengan perubahan tersebut, ganti daging merah dan olahan dengan ikan dan ayam tanpa lemak. Dan untuk produk susu, mulai konsumsi susu bebas lemak. 

Perubahan pola makan tidak dapat menjamin kita terbebas dari sakit. Namun, cara ini baik untuk membantu sistem kekebalan kita melawan virus dan penyakit lainnya. 

"Cuci tangan secara teratur dan konsumsi makanan yang sehat. Jika kita melakukan semua hal ini, kita memiliki peluang bagus untuk tetap sehat."

Sumber: Kompas.com


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.