5 Cara Manfaatkan Kuning Telur Sisa Baking

  • Minggu, 21/02/2021 - 10:13 WIB
Sobat Souja, beberapa resep makanan hanya memerlukan putih telur sehingga kuning telur tersisa dan tak terpakai. Lantas, harus diapakan putih telur yang tersisa? Mengutip CNN Indonesia, berikut cara cermat untuk memanfaatkan putih telur. Apa saja? Simak yuk!


Chocolate Mousse
Buat para pecinta makanan bercita rasa manis, Sobat juga bisa menikmati makanan manis seperti chocolate mousse. Resepnya adalah kuning telur, vanila ekstrak, air, gula, heavy whipping cream, dan chocolate chips.


Saus Hollandaise
Gunakan kuning telur sisa untuk membuat saus hollandaise yang lezat dan lembut. Resep yang paling mudah adalah dengan mencampurkan kuning telur dengan butter, jus lemon, garam, dan lada. Namun untuk membuatnya dibutuhkan tenaga ekstra karena harus mengocok dengan whisk sampai saus mengental. Namun jangan kocok memakai mixer dan jangan terlalu lama agar saus tak pecah.


Mayonaise Homade
Mayonaise atau mayo ternyata bisa dibuat dengan mudah. Tapi sama seperti saus hollandaise, mayo juga butuh ekstra tenaga untuk mengocok.


Creme Brulee
Bagi pecinta dessert, creme brulee bisa jadi jalan ninja untuk memanfaatkan sisa kuning telur. Untuk membuatnya Sobat membutuhkan heavy whipping cream, gula, kuning telur, brown sugar, dan ekstrak vanila. Cara membuatnya, Sobat harus mencampur cream, kuning telur, dan gula. Masak sampai kental. Kemudian tambahkan vanila. Selanjutnya, tuangkan campuran tersebut ke dalam ramekin dan panggang (water bath) 25-30 menit. Kemudian masukkan ke lemari es selama 4 jam.


Mie Telur
Mi telur juga mudah dibuat dari sisa kuning telur. Untuk membuat mi telur, Sobat butuh tepung terigu, garam, kuning telur, dan air dingin. Gabungkan semua bahan dan aduk sampai kalis. Kemudian bentuk helaian dengan menggunakan pisau atau alat pembuat mi.


Sumber: CNN Indonesia



About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.