Yang Terjadi Pada Tubuh saat Berhenti Konsumsi Daging

  • Senin, 03/05/2021 - 09:48 WIB
Hai, Sobat Souja! Konsumsi daging kerap dikaitkan dengan sejumlah risiko kesehatan. Oleh karenanya, banyak anjuran yang mengatakan untuk menghindari serta mengurangi konsumsi daging pada menu harian.

Tak ada salahnya jika Anda pun mulai mengganti konsumsi daging dengan kandungan protein lain seperti kacang-kacangan. Pasalnya, terdapat sejumlah efek pada tubuh ketika Anda berhenti makan daging.

Berikut hal-hal yang terjadi pada tubuh ketika Anda berhenti makan daging, seperti dilansir Eat This, Not That!

1. Penurunan berat badan
 
d 
Sumber: CNN Indonesia 
 
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics meresepkan pola makan vegetarian, di mana mereka yang melakukannya mengalami penurunan berat badan rata-rata 7,5 lbs atau sekitar 3 kg.

Jika Anda mengonsumsi makanan dari berbagai sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan, penurunan berat badan dilaporkan bisa lebih mudah.

Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam Journal of Internal Medicine menemukan veganisme lebih unggul dari 11 diet lainnya untuk menurunkan berat badan.

2. Kadar kolesterol menurun
 
d 
Sumber: Masak Apa Hari Ini 

Selain penurunan berat badan, Anda mungkin akan melihat penurunan kolesterol yang nyata. Untuk sebagian besar, genetik menentukan tingkat kolesterol. Namun, olahraga dan pola makan Anda juga akan memengaruhi kadar kolesterol.

Sebuah meta-analisis yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition Reviews menemukan bahwa pola makan vegetarian nabati dikaitkan dengan tingkat kolesterol total yang lebih rendah, termasuk tingkat kolesterol HDL dan LDL yang lebih rendah, dibandingkan dengan pola makan omnivora.

3. Usus yang lebih bersih
 
d 
Sumber: Kompas.com 
 
Ahli gizi holistik dan pendiri Green Beat Life, Susan Tucker, usus orang yang bukan pemakan daging akan lebih bersih daripada orang yang mencerna daging setiap hari.

Mengapa? Kebanyakan daging berasal dari hewan yang diberi hormon dan antibiotik. Kemudian diolah dengan pengawet.

"Vegan dan vegetarian mengonsumsi serat, fitonutrien, dan antioksidan dalam jumlah besar, yang membuat seluruh sistem lebih bersih," katanya.

4. Kulit lebih glowing
 
d 
Sumber: Masak Apa Hari Ini 

Tucker mengatakan bahwa kesehatan kulit juga menjadi cerminan dari kesehatan pencernaan. Dia mengklaim bahwa pemakan tumbuhan memiliki aura tertentu.

"Banyak yang menemukan bahwa jerawat, rosacea, atau eksim mereka hilang saat mereka berhenti makan daging," katanya seraya menambahkan bahwa antioksidan, serat, dan mineral dalam pola makan nabati membantu sistem detoksifikasi setiap hari, berkontribusi pada kulit yang lebih sehat.

5. Menurunkan risiko penyakit
 
dd 
Sumber: PergiKuliner.com 
 
Dengan asumsi Anda mengganti daging dengan alternatif yang lebih sehat, ini akan melindungi diri Anda dari berbagai penyakit jantung, faktor risiko kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker.

Menurut ahli gizi Keri Glassman, hasil kesehatan yang meningkat ini, sebagian, merupakan hasil lain dari makan lebih banyak serat, yang menurunkan kolesterol dan meningkatkan rasa kenyang, menyebabkan orang makan lebih sedikit kalori.

Antioksidan yang berlimpah dalam buah dan sayuran juga melindungi dari penyakit jantung, katanya.

Penelitian lain menunjukkan bahwa pemakan daging juga memiliki peningkatan risiko penyakit seperti radang usus buntu, peradangan kronis, dan penyakit ginjal.

Itu dia lima hal yang terjadi saat kamu berhenti makan daging, Sobat Souja. Semoga menambah ilmumu, ya!

Sumber: CNN Indonesia

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.