Apakah Kamu Jadi Korban Perilaku Gaslighting di Kantor? Simak Cirinya, yuk!

  • Senin, 03/05/2021 - 09:48 WIB
Sobat Souja, beberapa waktu belakangan ini muncul istilah Gaslighting, yaitu sebuah bentuk kekerasan mental yang memanipulasi seseorang secara psikologis sehingga korbannya dibuat untuk mempertanyakan sikap serta keputusannya sendiri. Kekerasan seperti ini umumnya muncul pada hubungan asmara, atau rumah tangga. Kendati demikian, rupanya Gaslighting juga bisa terjadi di lingkungan kerja, pelakunya termasuk atasan, manajer, rekan sejawat, klien hingga pesaing bisnis. 


Melansir Kompas.com imbasnya adalah seseorang mulai mempertanyakan kredibilitas profesionalisme, dan harga diri pribadinya sendiri. Pada lingkungan profesional, perilaku ini bisa disebabkan oleh bias sistemik, institusional, atau pengaruh buruk media mainstream maupun media sosial. Korbannya juga tak selalu individu namun bisa menyasar kelompok untuk dijadikan sasaran. Jika dibandingkan dalam hubungan asmara, lebih sulit untuk mendeteksi perilaku gaslighting di lingkungan kerja.  Hal ini dikarenakan interaksi yang jauh lebih banyak dan beragam. Mengutip Psychology Today, ada tujuh tanda-tanda perilaku Gaslighting yang bisa terjadi di lingkungan profesional antara lain: 


Bullying dan Intimidasi 
Ciri gaslighting ini mungkin lebih mudah diidentifikasi dibandingkan perilaku lainnya. Pelaku akan terus menerus melakukan ancaman pada korbannya yang tidak berdaya. Misalnya saja atasan yang semena-mena mengancam pemotongan gaji pada bawahannya karena hal yang tidak berdasar. 


Narasi Negatif 
Biasanya ini menargetkan soal kinerja, kredibilitas, produk, atau layanan yang dilakukan korban. Tuduhan ini dilakukan secara persisten dan terus menerus. Hal tersebut hanya didasarkan penilai pribadi, bias, dan tidak berdasar. Tidak ada data yang bisa mendukung tuduhan ini sehingga bukan sesuatu yang valid. 


Gosip Negatif 
Korban gaslighting akan terus menerus mendapatkan gosip negatif mengenai karakter profesionalnya. Hal tersebut juga bisa merambat pada karakteristik pribadi sehinggga menjadi lebih personal. 



Perlakuan Tidak Adil yang Persisten 
Hal ini bisa terjadi jika kerap dibandingkan dengan karyawan lain dalam pengalaman atau pencapaian yang serupa. Pelaku tidak memerdulikan capaian positif maupun kontribusi korban dan hanya fokus pada kesalahan yang ada. Lebih lanjut, korban akan disalahkan atas tudingan tersebut sehingga berdampak buruk pada psikologisnya. 


Komentar atau Publisitas Negatif
Komentar negatif ini bisa terjadi dalam interaksi secara langsung, daring, individu, dan kelompok. Momennya juga beragam mulai dari ketika rapat, laporan tertulis, evaluasi kinerja atau bentuk pengaturan lainnya. Ujaran negatif ini umumnya didasarkan pada kebohongan daripada bukti dan fakta konkret. Namun dampaknya sangat besar karena berpengaruh pada kredibilitas profesional dan reputasi pribadi seseorang. 


Humor dan Sarkasme Negatif 
Manipulasi, meremehkan, dan sikap merendahkan dari pelaku disamarkan dalam bentuk humor atau sarkasme. Seringkali alibinya adalah bercanda namun ada kebenaran dan tujuan buruk dari perilaku tersebut. 


Pengecualian Profesional
Jika kita merasa dikecualikan oleh atasan dalam berbagai proyek tanpa alasan yang jelas, maka boleh curiga jika sedang menjadi korban gaslighting. Terlebih lagi ketika kita memiliki kualifikasi yang jelas untuk ikut serta dan mampu terlibat dalam pekerjaan tersebut. Hal ini juga berlaku untuk pengembangan profesional, promosi, kemajuan, kepemimpinan, dan peluang lain. 


Sumber: Kompas.com

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.