Fore Coffee Luncurkan 3 Menu Plant-Based, Mau Coba?

  • Selasa, 08/06/2021 - 09:59 WIB
Hai, Sobat Souja! Menu berbasis nabati (plant-based) kini semakin banyak digemari. 

Adapun plant-based mengacu pada olahan makanan atau minuman yang tidak memakai produk turunan dari hewan. 

Biasanya, menu plant-based mengganti produk turunan hewan dengan tumbuhan seperti serealia, biji-bijian, atau kacang-kacangan. 

Pola konsumsi plant-based sebenarnya sudah lama ada, namun pelakunya terus bertambah dari hari ke hari dalam beberapa waktu terakhir. 

Ini berkaitan pula dengan kondisi pandemi global yang membuat masyarakat menjadi lebih sadar akan kesehatan tubuh, mental, dan lingkungan. 

Sebab faktanya, pola konsumsi plant-based juga berfungsi membantu tubuh menyerap nutrisi lebih optimal. Sementara bagi lingkungan, pola konsumsi ini dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca. 

Hal ini melatar belakangi Fore Coffee meluncurkan seasonal menu "Plant-Based Series". 

"Plant-Based series ini hadir sebagai upaya kami untuk menjawab keinginan konsumen akan alternatif produk yang lebih sehat yang juga sejalan dengan semangat dasar Fore Coffee untuk menjaga lingkungan."

Demikian diungkapkan oleh CEO Fore Coffee, Elisa Suteja melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com. 

Tak hanya untuk mendukung pola konsumsi plant-based, Fore juga meluncurkan menu ini untuk membantu masyarakat yang masih ragu menjalankan pola plant-based.

Sebab, masih banyak orang menganggap pola konsumsi ini merepotkan, butuh banyak persiapan, dan kesulitan mendapatkan bahan-bahannya. 

"Kami ingin memperkenalkan cara yang lebih mudah melalui menu baru Fore Coffee sehingga siapa saja bisa mulai menyempurnakan rencananya untuk hidup lebih sehat," ucap Elisa. 

Coconut milk, oat milk, dan hibiscus tea adalah tiga bahan dasar utama yang diracik khusus untuk rangkaian menu spesial ini. Berikut tiga varian menu yang dapat ditemukan di Plant-Based Series: 

Pandan Coconut Latte 

Varian menu ini berbasis espresso signature Fore Coffee yang dipadukan dengan aroma pandan yang selama ini menjadi primadona lewat Pandan Latte dan coconut milk yang memberikan rasa gurih. 

Selain karena rasa, coconut milk dipilih karenakandungan gizinya yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun, membantu penurunan berat badan dan sangat baik bagi sistem pencernaan. 

Lewat menu ini, Fore juga berupaya mematahkan mitos tentang coconut milk yang dianggap meningkatkan kadar kolesterol. 

Sebab, penelitian yang ada menunjukkan kandungan lemak pada coconut milk tidak berkaitan dengan peningkatan kolesterol tubuh. 

Terakhir, gambahan gula merah pada menu ini membuat aroma legitnya bakal semakin menonjol. 

Nutty Oat Latte 

Nutty Oat Latte menggunakan susu berbahan dasar oat yang menjadi bintang utama di menu latte plant-based ini. 

Susu oat kemudian dicampur dengan espresso dari biji kopi nusantara. Menghasilkan kopi kaya rasa yang berpadu dengan aroma nutty unik dari Hazelnut

Susu oat sendiri diyakini memiliki manfaat menurunkan risiko penyakit jantung dan meningkatkan rasa kenyang. Hibiscus Fruitty Blossom Varian menu yang satu ini cocok untuk penikmat teh dan minuman segar lain. Hibiscus Fruity Blossom merupakan teh bunga hibiscus dengan kandungan antioksidan tinggi yang memberikan kesegaran dengan aroma fruity buah anggur dan wangi mawar yang unik. Adapun hibiscus atau kembang sepatu masih satu keluarga dengan bunga rosella yang dikenal akan khasiatnya menurunkan tekanan darah, melawan radikal bebas, hingga mencegah peradangan. Sebagai tambahan, bagi pecinta kopi lokal dengan intoleransi laktosa, alergi protein susu sapi dan vegetarian, nantinya oat milk dan soy multigrain milk juga dapat dinikmati bersama hampir semua menu Fore Coffee sebagai alternatif pengganti susu sapi.

Dari ketiga menu itu, adakah yang membuatmu tertarik?

Sumber: Kompas.com

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.