5 Teh Herbal untuk Flu, Efektif Kurangi Gejala

  • Minggu, 26/12/2021 - 10:09 WIB
Hai, Sobat Souja! Teh herbal sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu untuk membantu mengurangi gejala flu. Saat ini, Anda juga bisa mengonsumsi teh herbal untuk flu sebagai alternatif pengobatan.

Minum teh membantu melegakan rasa di tenggorokan saat sedang flu. Minum teh juga dapat menenangkan dan menghangatkan tubuh saat flu. Beberapa penelitian juga menunjukkan kandungan di dalam herbal dapat mengurangi gejala flu atau infeksi pernapasan.

Teh herbal ini dapat dibuat langsung dengan merebus atau menyeduh bahan herbal dan meminum airnya.

Berikut rekomendasi teh herbal untuk flu:

1. Teh lemon

Teh lemon atau lemon tea dapat diminum saat sedang flu. Lemon kaya akan vitamin C. Kandungan ini membantu tubuh meningkatkan daya tahan dan melawan virus penyebab flu.

2. Teh jahe

Sensasi hangat yang muncul setelah minum jahe dapat membantu melegakan tenggorokan yang kerap jadi gejala flu. Dikutip dari Good Hoosekeeping, jahe mengandung bioaktif gingerol yang berfungsi sebagai anti-inflamasi. Zat ini membantu mencegah dan meredakan peradangan.

3. Teh hijau

Dikutip dari Healthline, studi menunjukkan teh hijau memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antioksidan membantu tubuh melawan infeksi. Studi lain juga mendapati teh hijau meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan metabolisme.

4. Akar manis

Akar manis atau licorice merupakan herbal populer dalam pengobatan China. Studi menunjukkan akar manis mengandung antimikroba dan antivirus yang dapat membantu mengurangi gejala flu.

5. Serai

Serai mengandung antibakteri, antioksidan, dan vitamin C. Semua kandungan itu dapat membantu meredakan gejala flu. Aroma dan kesegaran teh serai juga membantu menenangkan tubuh.

Itulah rekomendasi teh herbal untuk flu yang efektif mengurangi gejala.

Sumber: CNN Indonesia

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.