5 Ciri Tanaman Hias Kekurangan Air

  • Senin, 27/12/2021 - 06:14 WIB
Hai, Sobat Souja! Menyiram merupakan salah satu perawatan sederhana untuk memastikan tanaman hias tetap hidup. Saat melakukan penyiraman, air yang diberikan harus dalam jumlah cukup, tidak lebih apalagi kurang.

Ciri-ciri tanaman hias kekurangan air yang paling sering terjadi adalah kering kemudian mati.

Meskipun ada beberapa jenis tanaman hias yang tidak membutuhkan banyak air, tetapi setiap pemilik wajib mengetahui kebutuhan air masing-masing tanaman agar tercukupi.

Manfaat Air bagi Tanaman Hias

Berikut alasan pentingnya air bagi kelangsungan hidup tanaman, di antaranya:

Mempertahankan kemampuannya supaya tetap berdiri tegak dan tumbuh subur.

Air juga terlibat dalam proses fotosintesis untuk menciptakan energi dan makanan bagi tanaman.

Membantu proses pemindahan nutrisi dari tanah ke bagian batang tanaman.

Ciri Tanaman Hias Kekurangan Air

Dilansir dari laman Gardening Know How, berikut tanda-tanda yang ditunjukkan ketika tanaman kekurangan air atau jarang disiram.

1. Daun tanaman layu

Daun atau bunga tanaman hias menjadi layu merupakan ciri-ciri klasik yang disebabkan oleh kekurangan air.

Terlalu sedikit memberi air mengakibatkan tanaman kehilangan turgor, sehingga sel dan jaringan di dalamnya menjadi kaku.

Meski penyebab tanaman layu bisa dikarenakan suatu penyakit, faktor utamanya tetap dipengaruhi oleh kebutuhan air yang tidak tercukupi.

2. Tanahnya kering

Selain manusia, tanaman hias juga rentan mengalami dehidrasi sehingga tanahnya menjadi kering dan keras.

Jika tanah di sekitar tanaman Anda terlihat kering sampai pecah, kemungkinan besar membutuhkan lebih banyak air.

Tapi pengecualian untuk tanaman sukulen dan kaktus, karena jenis ini tidak terlalu membutuhkan banyak air karena dapat menyimpannya dengan baik.

3. Ujung daun kering dan mati

Ciri tanaman hias kekurangan air selanjutnya yaitu ujung daun mengering bahkan ada yang sampai menguning.

Ketika tanaman tidak mendapatkan air yang cukup, bagian tepi daun rentan mengering dan berubah menjadi coklat.

Apabila dibiarkan begitu saja, pada akhirnya seluruh daun tanaman hias tersebut akan coklat dan mati berguguran.

4. Pertumbuhannya lambat

Tanaman hias tapi jarang disiram air sangat memengaruhi pertumbuhannya sehingga menjadi lebih lambat.

Tak hanya itu, kekeringan akibat kurang air membuat tanaman jadi susah merangsang pertumbuhan daun-daun baru.

Berbeda dengan tanaman yang diberi porsi air cukup, mereka cenderung mudah berkembang dan terlihat kokoh serta daunnya rindang.

5. Meninggalkan bekas jejak kaki

Selain ditanam dalam pot, beberapa tanaman hias ada juga yang ditancap pada permukaan tanah terbuka seperti di taman-taman.

Untuk memastikan tanaman tersebut cukup air, Anda bisa coba dengan menginjak bagian pinggir rumput tanahnya.

Jika rumput tersebut cepat kembali ke bentuk semula berarti tidak dehidrasi sedangkan rumput yang diam lalu menjadi layu pertanda kekurangan air.

Apabila Anda menemukan ciri tanaman hias kekurangan air seperti di atas, sebaiknya segera lakukan perawatan ekstra untuk mempertahankan pertumbuhannya supaya tidak cepat mati.

Sumber: CNN Indonesia

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.