8 Cara Hemat Belanja Bahan Pangan saat Harga-harga Mulai Mahal

  • Senin, 06/06/2022 - 11:07 WIB
Hai, Sobat Souja! Harga bahan-bahan pangan pokok makin melambung, sayangnya ini tidak diimbangi dengan kenaikan pendapatan. Apa yang bisa dilakukan? Mau tidak mau Anda harus mengencangkan ikat pinggang.

Ada cara-cara sederhana yang bisa dilakukan demi menghemat pengeluaran berkaitan dengan konsumsi rumah tangga. Dengan cara-cara ini, Anda tidak perlu sampai berpuasa atau mengorbankan kepenuhan nutrisi keluarga.

1. Belanja besar sebulan sekali
 
d 
Sumber: 99.co 

Sebaiknya belanja cukup sebulan sekali dan dalam skala besar. Artinya, dalam sekali belanja, Anda membeli seluruh kebutuhan rumah tangga.

Akan tetapi, untuk makanan segar seperti roti, sayur, dan buah, sebaiknya belanja tiap seminggu sekali. Belanja bulanan lebih bisa menghemat pengeluaran daripada belanja saat ada bahan pokok yang habis.

2. Buat daftar belanja

Kunjungan ke supermarket atau minimarket selalu mendatangkan godaan untuk membeli sesuatu yang sebenarnya tidak diperlukan. Oleh karenanya penting untuk memiliki catatan belanja dan memastikan semua diperoleh dalam sekali belanja.

3. Rajin cek diskon

Penting untuk mengecek atau membandingkan harga sehingga bisa mendapatkan harga terbaik untuk setiap bahan pokok. Namun jangan sampai melewatkan diskon. Jika Anda memiliki tempat belanja langganan, Anda pasti bisa mengenali waktu-waktu tertentu supermarket menggencarkan diskon.

Selain itu, pilih bahan pokok dari jenama supermarket langganan tersebut. Mungkin ini terlihat tidak terlalu menarik, tetapi jika dibandingkan harganya jauh lebih murah dibanding jenama-jenama yang sudah populer.

4. Rencanakan konsumsi mingguan atau meal planning
 
d 
Sumber: Transition weight loss 

Rencanakan menu-menu makanan tiap minggunya, bukan per hari. Perencanaan ini berguna untuk pengambilan keputusan bagaimana bahan makanan disimpan. Kemudian Anda pun bisa benar-benar memanfaatkan bahan makanan dan meminimalisir sampah makanan.

Setelah mendapat bahan pangan, Anda bisa mulai memilah-milahnya sesuai menu mingguan. Selain perencanaan menu, setiap minggu pula Anda bisa mulai menyicil mengolah bahan pangan termasuk mencuci, memotong, mengupas sehingga saat waktu memasak tiba, tinggal 'cemplung'.

Cara ini juga bakal membantu Anda buat berhemat belanja sayur lantaran ada beberapa jenis sayuran yang bisa dibagi-bagi untuk beberapa olahan.

5. Simpan bahan makanan dengan benar

Salah satu hal yang membuat pengeluaran membengkak adalah banyak bahan makanan yang sia-sia sebelum diolah. Kenapa? Anda menyimpannya dengan tidak benar. Anda menyimpan, misal, seledri, daun bawang di kulkas dan ditaruh begitu saja. Sayuran ini pun kering dan tidak bisa diolah lagi.

Padahal sayuran berdaun seperti ini sebaiknya dicuci dan dibungkus kertas baru diletakkan di rak kulkas khusus sayuran (biasanya di kulkas paling bawah). Kasus serupa terjadi pada bahan makanan lain, sehingga perlu evaluasi soal cara penyimpanan.

6. Bersih-bersih kulkas

Rumah tangga mengandalkan kulkas untuk menjaga bahan pangan tetap segar dan awet. Namun kadang yang terjadi sebaliknya sebab makanan kadang cepat busuk atau rusak. Ini bukan salah kulkas Anda tetapi bagaimana Anda memperlakukan si kulkas.

Sebaiknya, jadwalkan bersih-bersih kulkas rutin misal sebulan sekali, beriringan dengan jadwal belanja bulanan. Sebelum belanja, kulkas harus bersih dan bahan-bahan yang sudah tidak layak simpan dieliminasi. Kemudian berikan ruang buat kulkas 'bernapas' sebab isi yang terlalu padat malah membuat kulkas sulit menjaga suhunya.

7. Tidak terlalu anti dengan makanan beku

Makanan beku kadang mendapat predikat kurang baik sebab dianggap tidak segar dan kurang menyehatkan. Padahal bahan pangan beku (frozen food) bisa menolong rumah tangga dengan kepraktisan saat mengolah dan waktu penyimpanan lebih lama.

Anda hanya perlu untuk memperhatikan jumlah dan frekuensi mengonsumsinya.

8. Menanam bahan pangan sendiri

Anda tidak harus serta merta menyediakan lahan untuk berkebun. Ada beberapa bahan pangan yang sebenarnya mudah ditanam tanpa memerlukan lahan besar.

Sayuran seperti sawi, pokcoy, tomat, daun jeruk, cabai tidak sulit untuk ditanam dan dirawat. Anda bisa berhemat dan tetap bisa memastikan keamanan dan kesegaran bahan pangan buat keluarga.

Sumber: CNN Indonesia


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.