6 Hal Seru yang Bisa Dilakukan di Hongdae Korsel

  • Minggu, 12/09/2021 - 08:03 WIB
Hai, Sobat Souja! Selain Itaewon, area Hongdae juga menjadi salah satu pusat kongko anak muda di Seoul, Korea Selatan.

Sebelum pandemi virus corona melanda dunia, Hongdae selalu ramai hampir 24/7. Semua bisa dinikmati di sana, mulai dari wisata belanja, wisata kuliner, wisata kongko sampai wisata piknik di tamannya.

Aktor dan pemandu acara Boy William mengaku sangat senang dengan suasana Hongdae, seperti yang dikatakannya dalam acara jumpa pers Korea Tourism Organization Jakarta (KTO Jakarta) pada Selasa (31/8).

"Salah satu tempat wisata yang paling saya suka di Korsel ialah Hongdae, karena banyak tempat yang bisa didatangi dan juga suasananya menyenangkan," kata Boy, yang juga mengatakan kalau Hongdae adalah kawasan yang sangat pas dengan hobinya saat wisata: berkenalan dengan orang lokal dan keluyuran.

Hongdae menjadi ramai dengan keberadaan Universitas Hongik. Seperti sudah menjadi rahasia umum, sebuah kampus pasti akan memunculkan banyak tempat makan dan tempat belanja yang murah meriah untuk kantong para mahasiswa dan mahasiswi yang sering kongko di sekitarnya.

Oleh sebab itu, Hongdae sangat pas untuk didatangi bagi wisatawan Indonesia yang senang berwisata di tengah kekinian namun dengan harga yang ramah di kantong.

Turis juga bisa bermalam di tengah kemeriahan Hongdae. Ada banyak jenis tempat penginapan yang beroperasi di sini, mulai dari guesthouse seperti UWA Guesthouse atau hotel bintang empat seperti L7 Hongdae by LOTTE.

Saat keliling di Hongdae jangan lupa kenakan pakaian yang nyaman (tentunya sesuai musim yang sedang berlangsung) dan alas kaki yang empuk, bawa baterai ponsel cadangan, uang tunai (karena tidak semua toko menerima pembayaran kartu atau digital), serta menjaga barang pribadi agar terhindar dari tangan-tangan usil.

Ada banyak hal yang dilakukan di Hongdae, namun berikut tujuh rekomendasi kegiatan wisata yang paling populer dilakukan turis selama pelesir di sana:

1. Wisata belanja

Bukan cuma merek ternama, di Hongdae juga banyak toko yang menjual merek lokal, mulai dari kosmetik sampai baju. Langkahkan kaki ke Hongik Street dan lihatlah ratusan toko yang bisa dimasuki satu persatu untuk mencari barang idaman.

Salah satu barang jualan yang pasti sering terlihat di Hongdae ialah kaus kaki. Motifnya beragam, mulai dari corak estetik sampai kartuk anggota idol.

Membeli satu atau dua pasang kaus kaki di sini rasanya wajib untuk buah tangan.

Jangan lupakan juga keberadaan Hongdae Free Market. Pasar ini diadakan setiap Sabtu dari Maret hingga November di Hongik Children's Park di depan gerbang utama Universitas Hongik.

Semua orang dapat menjual produk buatan tangan mereka, berikut seniman yang ingin memamerkan karya mereka.

Salah satu rekomendasi kegiatan wisata di Hongdae ialah belanja, baik barang dari merek besar maupun merek lokal. istockphoto/mikelai.net)

2. Berfoto di Hongdae Mural Street

Jalanan mural di area Hongdae terbentang dari Restoran Kanemaya di gerbang belakang Universitas Hongik, ke Four Season House (Wausan-go 22-gil) dan menampilkan beragam lukisan mulai dari grafiti hingga desain yang artistik.

Jalan yang juga dikenal sebagai Picasso Street ini adalah salah satu tempat kencan favorit anak muda di Seoul.

3. Datangi museum unik

Trick Eye Museum dan Love Museum menjadi dua museum yang paling populer di Hongdae. Seperti namanya, karya yang dipamerkan di sini tentu saja bertema unik.

Pastikan sudah cukup umur untuk masuk ke museum yang kedua, karena karya yang dipameran bertema erotis.

Jika mengunjungi museum bukan hobi, mungkin bisa datang ke RetroGameBar, yang merupakan bar dengan beragam alat permainan jadul dengan segala nostalgianya.

Konsep yang sama juga bisa dinikmati di Escape Room, berupa tempat kongko yang menyediakan permainan ala detektif.

4. Karaoke, bar atau kelab malam

Tempat hiburan malam di Hongdae ramai dengan anak kuliahan dan pekerja muda. Ada banyak tempat karaoke atau noraebang di sini, begitu juga bar dan kelab malam.

Biasanya anak-anak muda di Korsel mengawali malam dengan minum-minum di bar, lanjut noraebang atau ke kelab malam. Usai seru-seruan mereka akan mendatangi minimarket 24 jam untuk mengisi perut sebelum pulang ke rumah.

5. Piknik di taman Noeul

Taman Noeul juga dikenal sebagai Taman Piala Dunia karena dibangun untuk Piala Dunia Korea-Jepang pada tahun 2002.

Area hijau ini dulunya adalah tempat pembuangan sampah, tetapi sekarang menjadi taman ramah lingkungan.

Jika ingin mencari ketenangan dan ingin bersantai di alam tetapi tidak pergi ke pegunungan atau di luar Seoul, maka taman ini patut dikunjungi.

Berjarak 30 km dari stasiun metro Hongik, jadi agak berjalan kaki untuk sampai ke sana.

Taman Noeul bukan hanya satu taman besar, tetapi sebenarnya kombinasi dari lima taman berbeda; Taman Pyeonghwa (Damai), Taman Haneul (Langit), Taman Noeul (Matahari Terbenam), Taman Nanjicheon, dan Taman Tepi Sungai Hangang.

6. Cuci mata di Hongdae Walking Street

Musisi jalanan selalu memeriahkan suasana di Hongdae, baik siang atau malam. Bukan cuma penyanyi dengan gitarnya saja, terkadang ada group idol baru yang membuat penampilan kejutan di sini.

Usai mengisi perut, jalan-jalan melihat musisi jalanan tentu bisa menjadi penutup malam di Hongdae yang mengesankan.

Mengutip VisitKorea, berikut cara menuju Hongdae:

Naik kereta bawah tanah menuju Stasiun Hongik University (Seoul Subway Line 2, Gyeongui-Jungang, AREX) Exit 8 atau 9.

Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.

Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.

Sumber: CNN Indonesia

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.