Penyebab Bau Kaki dan 5 Cara Mengatasi secara Alami

  • Kamis, 16/09/2021 - 09:40 WIB
Hai, Sobat Souja! Sama seperti bau badan dan mulut, bau kaki juga dapat menurunkan kepercayaan diri apalagi bila aroma tak sedapnya tercium orang di sekitar. Untuk itu, ketahui penyebab bau kaki dan cara menghilangkan bau kaki secara alami.

Bau kaki atau dalam bahasa medis disebut bromodosis. Penyebab bau kaki yakni kondisi kaki yang lembap dan berkeringat memicu pertumbuhan bakteri di kaki yang berlebih.

Sebenarnya bau kaki adalah kondisi yang normal. Sebab semua orang menghasilkan keringat dan memiliki bakteri alami yang hidup di kaki.

Remaja dan ibu hamil paling rentan menghasilkan berkeringat berlebih pada kaki karena tubuh mereka menghasilkan hormon yang membuatnya lebih banyak berkeringat.

Sebagaimana dilansir Healthline, penyebab bau kaki lainnya seperti:
- berjalan kaki dengan intensitas tinggi
- melakukan aktivitas fisik yang berat
- atau mengidap penyakit tertentu rentan membuat produksi keringat berlebih.

Secara alami ada beberapa bakteri di kaki. Bakteri ini membantu memecah keringat pada kaki saat dilepaskan. Jika bakteri dan keringat menumpuk, bau busuk dapat terbentuk.

Bakteri ekstra cenderung terbentuk ketika seseorang berkeringat di sepatu mereka, melepasnya, dan kemudian mengenakannya kembali tanpa membiarkannya benar-benar kering.

Kebersihan yang buruk juga dapat berperan menyebabkan bromodosis. Jarang mencuci kaki atau tidak mengganti kaus kaki dapat membuat bakteri mulai tumbuh subur di kaki. Inilah yang menjadi penyebab bau kaki memburuk.

Namun, bromodosis atau bau kaki mudah disembuhkan. Anda bisa melakukan perawatan di rumah untuk mengatasi bau kaki. Kuncinya, pastikan rajin dan rutin melakukan perawatan.

Setelah mengetahui penyebab bau kaki, berikut lima cara menghilangkan bau kaki secara alami yang bisa dicoba di rumah, dirangkum dari berbagai sumber.

1. Jaga kebersihan kaki

Ketika mencuci kaki, selalu gosok dan gunakan sabun setidaknya dua kali sehari. Waktu terbaik untuk mencuci kaki adalah pada mandi pagi dan sore hari setelah beraktivitas.

Tak lupa, lap kaki sampai benar-benar kering, khususnya pada jari-jari kaki.

Untuk perawatan harian, oleskan sedikit alkohol pada kapas ke kaki setiap malam. Ini akan membantu mengeringkan kaki. Hindari mengoleskan cairan alkohol ke kulit yang pecah-pecah atau terdapat lecet.

Selain itu, perhatikan kondisi kuku. Jangan biarkan kotor dan terlalu panjang. Potong kuku sesering mungkin dan pastikan untuk membersihkan sela-sela kuku. Bagian tersebut rentan menyebabkan tumbuhnya bakteri.

Kikis juga kulit mati yang mengeras pada kaki dengan alat exfoliating pedicure. Kulit kapalan ketika basah akan menjadi lembek dan bakteri suka hidup di tempat lembap seperti itu.

2. Rendam dengan air lemon

Lemon dapat digunakan untuk mengurangi bau pada kaki karena kandungan anti bakteri yang dapat mematikan bakteri penyebab bau kaki.

Peras sekitar enam buah lemon ke dalam baskom, kemudian campurkan dengan air hangat setengah baskom. Lalu rendam kaki selama lima belas menit agar bakterinya mati.

3. Menghilangkan bau kaki dengan kopi

Kandungan kafein pada kopi dapat menyerap senyawa sulfur yang menjadi penyebab bau kaki.

Masker kopi bisa diracik sendiri di rumah dengan mencampurkan bubuk kopi yang diseduh dengan sedikit air panas lalu aduk sampai mengental menjadi pasta. Oleskan pasta kopi ke permukaan kulit kaki dengan merata.

Diamkan sekitar lima belas menit lalu bilas dengan air bersih.

Setelah mengetahui penyebab bau kaki, berikut cara menghilangkan bau kaki secara alami yang bisa dicoba di rumah:

4. Scrub garam

Menghilangkan bau kaki dengan garam sebenarnya sudah banyak diketahui orang karena cara ini terbilang cukup efektif.

Garam dapat mengurangi kelembapan pada kaki dan juga membasmi bakteri penyebab bau kaki. Tuangkan garam ke dalam air dengan proporsi kurang lebih 1:5, kemudian rendam kaki selama 15-20 menit lalu keringkan sampai bersih.

5. Rajin cuci sepatu

Meski sudah melakukan perawatan kaki namun sepatu masih kotor penuh dengan bakteri, semua yang telah dilakukan akan sia-sia.

Pasalnya, membiarkan sepatu kotor dan lembap sama dengan membiarkan kaki kembali bau lagi.

Cuci sepatu setidaknya seminggu sekali agar pertumbuhan bakteri di sepatu terhambat. Jika tidak sempat mencuci sepatu, setidaknya sering-sering jemur sepatu di bawah sinar matahari dan taruh di tempat dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari juga menggunakan sepatu yang ketat.

Sangat disarankan memiliki dua pasang sepatu untuk dipakai bergantian setiap hari. Tujuannya agar memastikan sepatu benar-benar kering ketika tidak dipakai.

Selain itu, penggunaan kaus kaki berbahan katun juga dapat mencegah penyebab bau kaki.

Sifat katun membuat keringat dapat terserap dan menguap sempurna. Keringat yang terserap sempurna tidak akan mengenai kulit kaki sehingga membuat kaki selalu kering.

Hindari kaus kaki berbahan serat sintetis yang biasanya bertekstur licin dan tipis. Meski tipis dan nyaman di kaki namun daya serap terhadap keringat tidak bagus, sehingga keringat akan terperangkap dalam sepatu.

Sumber: CNN Indonesia

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.