Kenali Gejala Anak Alergi Susu Sapi, Ringan hingga Berat

  • Jumat, 01/10/2021 - 09:21 WIB
Hai, Sobat Souja! Alergi susu pada anak menjadi salah satu hal yang ditakutkan banyak orang tua. Pasalnya, orang tua perlu lebih selektif dalam memilih makanan untuk anak demi menghindari alergi kambuh. Berikut gejala anak alergi susu sapi.

Alergi susu sapi (ASS) adalah suatu reaksi imunologis atau daya tahan tubuh, yang tidak diinginkan terhadap protein susu sapi. Pada anak yang normal, protein susu sapi biasanya tidak akan memicu reaksi daya tahan tubuh tersebut.

Saat anak alergi bisa muncul beberapa kelainan seperti gatal atau ruam, bahkan ada yang sampai menurun kesadarannya.

Lalu, apa saja gejala anak alergi susu sapi?

Menurut penjelasan dokter spesialis anak RSPI, Caesar Pronocitro, alergi susu sapi dipengaruhi oleh faktor genetik.

Jika salah satu orang tua atau saudara kandung memiliki riwayat penyakit alergi, maka risiko anak mengalami penyakit alergi juga tinggi. Kemungkinan mengalami alergi susu sapi yakni sekitar 30 persen.

Namun, apabila kedua orang tua memiliki penyakit alergi, risiko terjadinya alergi pada anak bisa mencapai sekitar 40-60 persen.

Sedangkan secara umum, angka kejadian alergi susu sapi pada anak adalah sekitar 2.7-5 persen, sementara pada bayi dengan ASI eksklusif angka kejadiannya sekitar 0.5 persen.

Gejala anak alergi susu sapi

Gejala akibat alergi susu sapi cukup bervariasi, berikut beberapa di antaranya:

- Pada sistem pencernaan (50-60 persen), contohnya seperti diare atau adanya darah pada tinja.
- Pada kulit seperti ruam-ruam (50-60 persen), contohnya ruam-ruam.
- Pada sistem pernapasan (20-30 persen).

Gejala ringan alergi susu sapi

Gejala yang tergolong ringan di antaranya:

- Diare
- Konstipasi
- Muntah
- Ruam kulit

Gejala berat alergi susu sapi

Sementara gejala yang tergolong berat di antaranya:

- Ruam yang luas pada tubuh
- Pembengkakan di sekitar mata dan bibir
- Penurunan kesadaran
- Kesulitan bernapas
- Penurunan tekanan darah yang drastis

Diagnosis anak alergi susu

Untuk mendiagnosis alergi susu sapi pada anak, perlu dilakukan penelusuran riwayat gejala serta faktor risikonya.

Secara umum, alergi susu sapi biasanya timbul sebelum bayi berusia satu bulan, dan terjadi sekitar seminggu setelah konsumsi susu sapi.

Namun ingat, masing-masing anak dengan alergi susu sapi bisa menunjukkan gejala yang bervariasi.

Selain itu, perhatikan juga durasi dari pemberian susu sampai munculnya gejala, maupun frekuensi pemberian susu sampai munculnya gejala.

Sumber: CNN Indonesia

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.