5 Tips Antisipasi Banjir, Agar Barang di Rumah Tetap Aman

  • Senin, 29/11/2021 - 09:36 WIB
Hai, Sobat Souja! Hujan lebat dan banjir kembali melanda sejumlah daerah di Indonesia. Jangan biarkan barang-barang di rumah rusak karena terendam banjir.

Antisipasi banjir yang terjadi dengan mengamankan barang-barang di rumah. Anda bisa melakukan sejumlah cara berikut ini untuk membuat barang-barang di rumah tetap aman meski banjir merendam rumah.

Berikut tips antisipasi banjir agar barang di rumah tetap aman:

1. Amankan dokumen penting

Tips antisipasi banjir agar barang di rumah tetap aman adalah dengan menyimpan dokumen penting dan surat berharga.(Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)

Amankan dokumen penting yang tersimpan di rumah. Dokumen itu bisa meliputi ijazah, surat kepemilikan, akta kelahiran, surat keterangan, dan sebagainya. Letakkan dokumen-dokumen penting ini di tempat yang aman dari banjir.

2. Amankan barang elektronik

Barang elektronik seperti kulkas, tv, mesin cuci dan sebagainya mudah rusak jika terendam air. Barang-barang ini juga bisa memicu korsleting listrik.

Letakkan barang-barang ini pada tempat yang tinggi dan terhindar dari banjir misalnya di lantai 2 rumah Anda.

3. Simpan barang-barang berharga

Simpan barang-barang berharga seperti uang dan perhiasan pada tempat yang aman dari banjir. Barang-barang ini mudah hanyut jika diletakkan sembarangan.

4. Bersihkan saluran air

Pastikan saluran air di rumah Anda bersih dan terbebas dari hal-hal yang dapat menyebabkan banjir. Saluran air yang mampet atau berisi banyak sampah dapat membuat banjir semakin parah.

5. Persediaan makanan

Cukupi persediaan makanan untuk satu minggu. Anda bisa menyetok beras, telur, mi instan dan sebagainya. Makanan-makanan ini penting untuk mengantisipasi jika banjir mengepung rumah.

Sumber: CNN Indonesia

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.