Banyak yang Salah, Ini Cara Aman Membuang Minyak Goreng Bekas

  • Rabu, 07/09/2022 - 09:34 WIB
Hai, Sobat Souja! Meskipun harga minyak telah naik, minyak goreng yang sudah digunakan beberapa kali sebaiknya tidak digunakan kembali untuk menggoreng demi kesehatan tubuh.

Membuangnya pun tidak boleh sembarangan karena akan memberikan dampak buruk bagi lingkungan.

Lantas, bagaimana cara terbaik dan aman untuk membuang minyak goreng bekas pakai?

Meskipun membuang minyak bekas pakai ke saluran pembuangan apapun mungkin tampak seperti pilihan yang paling efisien, namun hal tersebut dapat menimbulkan konsekuensi yang ekstrem.

Pembuangan minyak yang tidak benar, seperti membuang ke saluran pembuangan, adalah ilegal dan berbahaya, dikutip Real Simple.

Minyak akan membeku menjadi gumpalan yang menempel pada pipa yang mengakibatkan penyumbatan saluran pembuangan yang parah. Metode pembuangan ini juga dapat mengakibatkan masalah lain seperti pencucian balik, banjir, dan bahaya lingkungan.

Ada banyak cara untuk membuang minyak goreng bekas pakai dengan cara yang bersih dan sehat. Berikut ini cara aman dan baik untuk membuang minyak goreng bekas pakai agar tidak mencemarkan lingkungan.

Menggunakan salah satu metode ini tidak hanya berdampak baik untuk ekosistem, tetapi juga akan mencegah bau yang tidak diinginkan berlama-lama di saluran pembuangan atau tempat sampah Anda.

1. Memanfaatkan kembali minyak goreng bekas pakai

Tahukah Anda bahwa minyak goreng dapat didaur ulang? Ini dapat sangat membantu jika Anda sering menggoreng makanan. Cukup membiarkan minyak mendingin sampai suhu kamar, saring melalui kain saringan, dan tuangkan ke dalam wadah kedap udara.

Perlu untuk menyaringnya beberapa kali untuk memastikan semua remahnya hilang. Setelah bersih, minyak dapat digunakan kembali hingga dua kali. Perlu diketahui bahwa minyak dapat digunakan kembali dalam satu atau dua hari.

2. Buang di dalam wadah

Untuk membuang minyak bekas pakai, biarkan minyak benar-benar dingin, lalu tuangkan ke dalam wadah yang tidak dapat didaur ulang dengan penutup dan buang ke tempat sampah.

Wadah umum yang tidak dapat didaur ulang akan berfungsi dengan baik termasuk karton susu karton dan wadah kertas berlapis lilin atau plastik serupa. Styrofoam dan wadah bungkus makanan lainnya juga merupakan pilihan yang baik untuk membuang minyak.

3. Tambahkan minyak ke dalam kompos

Jika minyak bekas digunakan untuk memasak makanan nabati, pertimbangkan untuk menambahkan minyak tersebut ke tempat kompos tanaman Anda. Pastikan tidak melakukan ini dengan minyak yang digunakan bekas memasak daging jika tidak mau menarik makhluk yang tidak diinginkan seperti tikus.

4. Jadikan pestisida tanpa racun

Sisa minyak bekas pakai Anda ternyata dapat menghilangkan serangga kecil yang menggigiti tanaman Anda. Tambahkan sedikit minyak dan air ke dalam botol semprot dan semprotkan daun-daun dengan minyak untuk menyingkirkan serangga-serangga kecil tersebut.

Sama seperti poin sebelumnya, penting untuk menggunakan minyak bekas goreng makanan nabati dan bukan masakan yang mengandung daging. Jika tidak, tanaman Anda justru akan lebih banyak didatangi serangga.

5. Bekukan minyak

Jika Anda lebih memilih untuk membuang minyak bekas pakai, Anda perlu membekukan atau mendinginkan minyak terlebih dahulu untuk mengeraskannya, melansir The Spruce Eats.

Tuang minyak ke dalam kaleng bekas dan masukkan ke dalam freezer atau lemari es. Setelah minyak cukup padat untuk keluar dari kaleng dalam keadaan utuh, minyak siap dibuang ke tempat sampah.

Jika Anda tidak memiliki lebih dari satu cangkir minyak atau lemak, tuangkan ke dalam cangkir kopi dan masukkan ke dalam lemari es. Ketika sudah mengeras, angkat dan buang ke tempat sampah dengan sendok. Setelah itu, bersihkan mug dengan handuk kertas atau serbet bekas sebelum dicuci.

Sumber: CNN Indonesia

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.