Luar Biasa! Sam Smith Pecahkan Dua Rekor Guiness World!

  • Rabu, 21/10/2015 - 09:50 WIB
 
Penyanyi yang disebut sebagai Adele versi pria, Sam Smith baru saja memecahkan rekor dunia. Keberhasilan pelantun Lay Me Down itu diganjar penghargaan oleh Guinness World Records. Pertama, album perdananya In The Lonely Hour menjadi album debut yang paling lama bercokol di 10 besar chart album Britania Raya secara berturut-turut. Dilansir music-news.com, Selasa (20/10/2015), album dengan hits single nya Stay With Me tersebut masuk ke dalam chart 10 Mei 2014 dan baru terdepak keluar 18 Oktober 2015 atau 69 minggu kemudian.


Rekor kedua adalah lagu soundtrack Spectre, yang berjudul Writings On The Wall yang baru-baru saja rilis. Sam Smith berhasil menjadi penyanyi pertama yang berhasil menjadi juara chart bermodalkan lagu tema film James Bond.


"Ini benar-benar hebat! Sebuah kehormatan dapat diakui oleh Guinness World Records. Ini merupakan 18 bulan yang tak dapat kupercaya . Album ini melebihi ekspektasiku, terima kasih kepada para fans, dan untuk merekam lagu tema James Bond pertama yang menjadi No 1 di Britania merupakan suatu kehormatan," ujar Sam Smith saat pertama mendengar kabar dirinya memecahkan rekor.


Dengan adanya dua rekor dunia tersebut, daftar prestasi yang dicapai Sam Smith semakin tak terhitung. Februari 2015, penyanyi berusia 23 tahun tersebut berhasil mendapat enam nominasi Grammy Awards, di mana ia memenangkan empat, yaitu Best New Artist, Record of The Year dan Song of The Year (keduanya untuk lagu Stay With Me), serta Best Pop Vocal Album (untuk album debutnya In The Lonely Hour).


Album baru Sam Smith rancananya bakal diisi lagu-lagu baru dan sampul versi baru pula, ketika nanti dilepas ke pasaran mulai 6 November 2015 mendatang. The Drowningn Shadows Edition telah dipilih menjadi judul albumnya, dimana akan berisikan lagu-lagu seperti Drowning Shadows, Love Is a Losing Game, dan recycle lagu milik mendiang Whitney Houston yakni How Will I Know? 


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.