Dicap Negatif, Jaden Smith Anggap Dirinya Ilmuwan

  • Rabu, 21/10/2015 - 17:10 WIB
 
Penampilan anak kedua Will Smith , yakni Jaden Smith menjelang dewasa memang membuat banyak orang geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, berkat rambut gimbalnya yang berantakan dan gaya berpakaian ala kadarnya bahkan cenderung aneh, ia pernah dijuluki sebagai tunawisma, remaja hippies hingga urakan oleh media. Hal tersebut diperparah dengan sorot mata dan wajah pemeran utama The Karate Kid yang sayu seperti sedang dalam pengaruh alkohol. 


Namun demikian, dalam sebuah wawancara untuk GQ Magazine edisi November, Jaden mengungkapkan bahwa ia malah senang dengan tanggapan negatif dari publik menyoal penampilannya. Ia menikmati setiap nada sumbang yang dialamatkan kepadanya. Aktor berusia 17 tahun ini mengaku menyenangkan bisa membuat kepala orang lain berputar. Padahal, dirinya baik-baik saja.


"Hal ini tentu sangat menyenangkan, bro! Itu yang tidak banyak disadari orang. Ini merupakan hal terbaik bagiku. Orang-orang mungkin berpikir aku adalah anak yang gila. Tapi percayalah, aku malah merasa sangat terhormat disebut seperti itu. Karena awalnya orang-orang cerdas dianggap tidak normal oleh publik, seperti Galileo, Einsten. Kamu tahu apa yang aku katakan?  Aku tidak berpikir sebagai revolusioner seperti Galileo." Demikian pernyataan Jaden mencengangkan. 


Anak sulung Will Smith dari pernikahan keduanya bersama Jada-Pinkett Smith ini mengatakan kalau dirinya, dan sang adik, Willow Smith adalah seorang ilmuwan dan peneliti. Di mana ketenaran adalah laboratorium mereka, dan orang-orang menjadi mata pelajaran mereka.


"Aku dan Willow adalah ilmuwan. Jadi segala sesuatu bagi kita adalah tes ilmiah pada manusia. Dan untungnya kita dimasukan ke dalam posisi di mana kita dapat mempengaruhi kelompok besar manusia pada satu waktu. Kita harus melihat bagaimana orang bereaksi. Dan mereka benar-benar berakhir bereaksi persis seperti yang kita prediksi sebelumnya bahwa mereka akan bereaksi" Jaden berbagi.


Sejak beranjak dewasa, ia memang semakin menunjukkan perubahan. Di akun Twitternya, sering diposting olehnya hasil pemikiran tak lazim. Remaja ini membeberkan pendapatkan mengenai politik, sistem pendidikan serta isu sosial yang sedang hangat dibicarakan. Menurutnya, sistem pendidikan yang dianut oleh umat manusia saat ini adalah keliru. Belajar dari alam baginya lebih menyenangkan ketimbang terperangkap oleh lembaga pendidikan formal seperti sekolah dan universitas. 


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.