The Expendables 4 Direncanakan Tayang Tahun 2017!

  • Selasa, 13/10/2015 - 09:08 WIB
 
Buat kamu penggila film bergenre action dan penggemar aksi Sylvester Stallone dkk dalam The Expendable, bersiaplah dengan kisah lanjutan para jagoan tua dalam The Expendable 4. Baru-baru ini, studio Lionsgate mengumumkan kabar tersebut dalam sebuah wawancara. Proyek produksi film ini sendiri dilaporkan akan segera menjalani proses syuting pada tahun depan. Dilansir dari Digital Spy, China akan menjadi lokasi syuting bintang-bintang utamanya seperti Sylvester Stallone, Arnold Schwarzenegger , dan Jason Statham.


Menurut Kapanlagi.com, tak hanya produksi syuting film, kabarnya sekuel keempat The Expendables 4 akan dirilis tahun 2017 mendatang. Hal ini tentunya menjadi sebuah kabar yang sangat ditunggu-tunggu oleh para fansnya yang tersebar di seluruh dunia. Film ini akan menghabiskan dana produksi sekitar US$ 100 juta atau setara dengan Rp 1,35 triliun. Bangku sutradara akan kembali diisi oleh aktor Sylvester Stallone sekaligus sebagai pemain. Sylvester yakin kalau The Expendables masih terus digemari dan mendapatkan respon positif. 


Kabar yang tak kalah mengejutkan, dua aktor legendaris yaitu Hulk Hogan (Thunder) dan si james Bond Pierce Brosnan turut ambil memeriahkan film ini. Bakalan seperti apa saat para legenda aksi berkumpul jadi satu untuk keempat kalinya?


The Expendables bercerita tentang Pasukan elit bayaran yang mengemban misi sesuai permintaan si klien. Di awal cerita dikisahkan tim ini berhasil menumpas Bajak laut Somalia yang menyandera beberapa warga Amerika. The Expendables adalah film laga khas Amerika di tahun-tahun Rocky masih Berjaya. Ada permainan tinju, keahlian lempar pisau, tembakan, dan pertarungan fisik, juga ledakan di sana-sini. Film yang heroik sekali, karena the Expendables selalu keluar sebagai juara dengan kondisi yang memukau.

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.