Leonardo DiCaprio akan Produseri Film Tentang Skandal Emisi Mobil Volkswagen

  • Kamis, 15/10/2015 - 16:25 WIB
 
Leonardo Dicaprio dikenal sebagai seorang aktor yang terlibat aktif dalam kegiatan riset dan gerakan cinta lingkungan. Mulai dari mengoleksi mobil hybrid ramah lingkungan hingga getol mengadakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memelihara lingkungan. Kasus emisi kendaraan yang dilakukan oleh perusahaan mobil ternama, Volkswagen beberapa waktu lalu sempat menghebohkan publik. Namun siapa sangka jika kejadian tersebut justru menginspirasi pemeran Frank Abagnale dalam film Catch Me If You Can ini untuk memproduksi sebuah film. 


Dilansir melalui wowkeren,  Leonardo berniat untuk mengangkat kasus tersebut ke layar lebar di bawah bendera Appian Way dan berkolaborasi bersama Jennifer Davisson. Rumah produksi Paramount Picture disebut-sebut telah memperoleh hak paten untuk mengadaptasi buku karangan Jack Ewing yang akan segera terbit. Buku tersebut menceritakan secara detail skandal yang menyebabkan mundurnya CEO Volkswagen, Martin Winterkom hingga mengguncang pasar mobil global. 


Film yang masih belum diketahui judulnya itu juga akan menceritakan software ilegal yang dipasang oleh Volkswagen di dalam mobil produksinya. Software tersebut rupanya justru menipu tes standar emisi EPA. Jumlah polusi yang dihasilkan pun menjadi 40 kali lebih banyak. Di sisi lain, kasus Volkswagen sendiri kini sedang berada di tahap pengadilan. Pihak perusahaan dituntut denda hingga hingga USD 18 miliar (sekitar Rp 241 triliun) oleh Dewan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat. 


Sementara itu, Leo pernah kini telah melebarkan sayap sebagai produser. Seperti diantaranta Orphan, Runner Runner, The Wolf Of Wallstreet dan Out Of Furnace. Aksi teranyarnya dapat kita saksikan melalui film The Revenant yang rencananya akan tayang secara global pada 25 Desember mendatang. 
 


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.