Kisah Inspiratif: Kura-kura dan Katak

  • Jumat, 04/08/2017 - 09:47 WIB
Pada suatu hari, ada seekor katak yang berteman akrab dengan kura-kura. Dimana ada katak disitu pasti ada kura-kura. Pada siang itu waktu pulang sekolah, katak dan kura-kura main ke rumahnya puyuh, Sebelumnya mereka bertanya kepada puyuh.


“Puyuh, rumah kamu sebelah masa sih?, boleh aku dan kura-kura main kesana?”, tanya katak.


“Rumahku tidak jauh dari sini kok, boleh saja kalau mau main, nanti aku kasih denahnya, soalnya hari ini aku langsung kerumah nenek”. jawab puyuh.


Puyuh pun memberi denah rumahnya kepada katak. Puyuh berpesan kepada katak bila ingin main lebih baik sore hari saja setelah puyuh pulang dari rumah neneknya. Katak pun menghampiri kura-kura dan memberi tahu denah rumah puyuh.


“Kura, ini denah rumah puyuh, nanti sore kita main kesana ya, soalnya puyuh nanti pulang sekolah langsung ke rumah neneknya dulu.” kata katak.


“Iya, katak. tapi nanti jangan sampai pulang malam ya, soalnya kan kita harus belajar”. jawab kura-kura.


Waktu sudah menjelang sore hari, katak dan kura-kura siap-siap berangkat ke rumah puyuh, mereka berjalan kaki. Setelah beberapa saat, mereka berhenti dan melihat denah.


“Apa benar ini jalannya, katak?” tanya kura-kura.


“Iya benar, aku yakin ini jalannya, karena sesuai dengan denah ini” jawab katak.


“Diteliti dulu katak, itu arahnya benar apa salah?” tanya kura-kura.


“Kamu nurut aja kura-kura, jangan banyak bertanya.” bentak katak.


Mereka melanjutkan perjalanan, tiba-tiba arah yang mereka tuju salah. Mereka sampai di tepi sungai, katak kaget sekali.


“Kok sampai sungai ya, ini di denah padahal kita harus melewati pasar.” gumam katak.


“Dari tadi kita tidak melewati pasar lho, katak.” kata kura-kura.


“Kita balik saja, kura. Aku takut kita nanti malah tersesat.” sahut katak.


Akhirnya mereka pun berbalik arah, dan kembali ke tempat semual saat mereka berdua berdebat. Katak sangat kesal, ia mengira kalau puyuh memberi denah yang salah.


“Kita pasti dikerjain puyuh nih, kura.” kata katak.


“Jangan berburuk sangka dulu, katak. Mungkin kamu yang tidak paham membaca denah itu.” jawab kura-kura.


“Lebih 1 jam kita berjalan, namun tetap tidak menemukan rumah puyuh.” tambah katak.


“Coba aku lihat denahnya, katak.” pinta kura-kura.


Kura-kura melihat denah itu dan memastikan arah rumah puyuh. Seperti ada kejanggalan, tanpa banyak bicara kura-kura langsung ajak katak berjalan. Kali ini kura-kura yang menunjukkan arah denah itu. Tak lama kemudian, sampailah mereka di rumah puyuh. Katak yang sebelumnya sok tahu, kini diam seribu bahasa, ia malu karena kelakuannya yang sok tahu itu.


“Ketemu juga kan rumahnya puyuh, katak.” ucap kura-kura.


“Kok bisa ya, padahal tadi aku sudah membaca denah itu dengan teliti lho.” sahut katak.


“Kamu kurang teliti, katak. Kamu salah menentukan arah di denah ini.” ucap kura-kura.


“Masak sih?, coba aku lihat.” jawab katak.


“Heheheee, benar juga, ternyata aku yang salah. Pantas kita tadi putar-putar tidak ketemu.” imbuhnya.


Akhirnya katak minta maaf kepada kura-kura, dan kura-kura pun sebagai teman memaafkannya, kura-kura minta kepada katak agat tidak mengulanginya lagi dan mereka pun masuk ke rumah puyuh.


Hikmah yang bisa kita ambil dari dongeng katak dan kura-kura ini adalah :

Orang merasa pintar, paling hebat, agar selalu bisa menjadi orang yang bisa merasa bahwa setiap orang memiliki kemampuan atau jabatan tersendiri.


Sumber: Kumpulandongenganak.com

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.