Kenali Apotek Hidup dan Tanaman yang Termasuk di Dalamnya

  • Selasa, 26/05/2020 - 08:05 WIB

Hai, Sobat Souja. Tahukah kamu apotek hidup? Apotek hidup adalah taman atau kebun yang berisikan tanaman-tanaman berkhasiat yang dapat digunakan sebagai obat. Tanaman-tanaman tersebut nantinya bisa dimanfaatkan pemiliknya sebagai pengobatan alami untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Meski demikian, tidak semua tanaman dapat masuk dalam kategori apotek hidup ini. Untuk itu, yuk simak beberapa tanaman yang masuk dalam golongan apotek hidup!


1. Jahe

 

jahe
Sumber: Halodoc

Salah satu tanaman apotek hidup yang paling populer adalah jahe. Jahe kaya akan kandungan gingerol yang merupakan zat dengan antiradang dan antioksidan yang tinggi. Jahe juga dipercaya dapat meredakan mual, membantu mengurangi nyeri otot, meredakan gejala osteoarthritis, menurunkan kadar gula dalam darah, dan menurunkan risiko penyakit jantung pada pasien diabetes tipe 2.

 

Cara untuk menanam jahe tidak sulit, pertama potong bagian jahe yang memiliki ujung berwarna hijau (disarankan menggunakan jahe organik), kemudian tanam jahe di tanah dengan ujung hijau menghadap atas. Jangan lupa untuk selalu menyiramnya setiap hari, terutama pada pagi hari. Hasilnya bisa Sobat Souja panen sekitar 4 bulan setelah ditanam.

2. Kunyit

 

kunyit
Sumber: AyoBandung

 

Seperti halnya jahe, kunyit juga merupakan tanaman herbal yang cukup dicari saat ini. Pasalnya, kunyit dipercaya memiliki kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan sehingga cocok digolongkan sebagai tanaman apotek hidup.
Kunyit mengandung curcumin, yaitu antioksidan kuat yang bisa menetralisir radikal bebas sehingga dapat mencegah terjadinya kanker.

Untuk menanam kunyit, potong rimpangnya menjadi beberapa bagian, kemudian siapkan tanah di dalam pot sekitar 7,5 cm dari dasar pot. Kemudian masukan rimpang kunyit, tutup kembali dengan tanah. Pastikan menyiramnya setiap hari, ya Sobat!

3. Temulawak

 

temulawak
Sumber: HonestDocs

 

Selain jahe dan kunyit, temulawak juga termasuk salah satu tanaman yang sering dijadikan sebagai obat herbal di Indonesia. Tanaman ini memiliki antiperadangan yang dapat membantu tubuh mengobati radang usus, radang sendi, dan pankreatitis. Selain itu, temulawak juga dipercaya mampu melindungi tubuh dari penyakit jantung dan mencegah penyakit kanker. Meski begitu, hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Temulawak dapat dibudidayakan dengan pembibitan terlebih dahulu.

Bibit temulawak didapatkan dari rimpang temulawak yang berusia 10-12 bulan. Potong rimpang tersebut menjadi 3-4 bagian, kemudian jemur 5 hari selama 3 jam setiap harinya. Tanam rimpang ke tanah dengan mata tunas yang menghadap ke atas. Siram minimal 2 kali sehari.

4. Bawang Putih

 

bwaput
Sumber: Kompas Lifestyle

 

Selain bisa digunakan sebagai bahan masakan, bawang putih juga bisa dimanfaatkan untuk obat karena kandungannya yang kaya akan vitamin C, vitamin B6, magnesium, tapi tetap rendah kalori.

Selain itu, bawang putih juga dipercaya dapat mencegah dan meredakan pilek serta flu. Bahkan, kandungan antioksidan yang terkandung dalam bawang putih juga dianggap dapat melawan penuaan dan kerusakan sel. Bawang putih juga dapat meningkatkan sistem imun tubuh, kesehatan kardiovaskuler, dan kesehatan kulit serta rambut. Bawang ini bahkan juga dipercaya dapat membantu menyembuhkan penyakit kaki atlet.
Tertarik untuk menanam bawang putih sebagai apotek hidup? Cara menanamnya cukup mudah, Sobat. Cukup siapkan tanah di dalam pot, kemudian letakkan bawang putih, lalu masukan tanah kembali. Jangan lupa untuk menyiramnya setiap hari.

Itulah beberapa jenis tanaman yang masuk ke golongan apotek hidup. Tidak mudah untuk ditanam bukan? Yuk, tanam di rumah kalian!

Sumber: kompas.com


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.