Fatimah Habsyi Hijabers Sukses di Usia Muda

  • Jumat, 27/11/2015 - 16:35 WIB
 

"Selalu percaya dengan kemampuan diri sendiri dan tidak perlu memikirkan omongan orang lain," ini menjadi pesan Fatimah Habsyi kepada hijabers lain yang ingin sukses sebelum mengakhiri perbincangannya dengan Wolipop. Sudah kenalkah dengan Fatimah Habsyi? Jika belum, yuk mengenal lebih dalam mengenai sosok wanita berjilbab berdarah Arab-Portugal ini.

 

Fatimah Habsyi merupakan salah satu wanita berjilbab yang sukses di usia muda. Bagaimana tidak, di umurnya yang baru 23 tahun ini ia sudah bisa berpenghasilan hingga Rp 50 juta per bulan. Kesuksesan tersebut ia raih tentu tidak dengan cara instan tapi melalui proses. Ketika berbincang dengan Wolipop di awal November lalu, Fatimah yang bekerja sebagai henna artist itu berbagi cerita mengenai awal mulanya terjun ke dunia henna.

 

Wanita bertubuh mungil yang saat ditemui mengenakan busana hitam tersebut mengaku awal berkecimpung di dunia henna karena faktor ketidaksengajaan. Ia tidak pernah berpikir akan menjadi perias henna profesional seperti sekarang.

 

Awalnya Fatimah hanya hobi melukis kemudian tiba-tiba diminta oleh temannya untuk membuat lukisan dengan henna di atas tangan sang kakak yang akan menikah. Fatimah mengaku kaget dan bingung karena ia belum pernah sama sekali menggunakan henna.

 

"Awal mula itu 2005 waktu itu umurku 14 tahun. Saat itu aku kelas 3 SMP, tiba-tiba temanku minta tolong kakaknya yang mau nikah di-henna-in karena tukang henna-nya nggak datang. Aku nggak tahu henna bentuknya kayak gimana, biasanya kan aku melukis orang, pemandangan, ini kan motif-motif, aku bingung dan akhirnya aku henna lihat dari daster mamanya dia, motifnya bunga-bunga," cerita wanita yang akrab disapa Ima itu sambil tertawa saat ditemui Wolipop di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

 

Setelah kejadian tak terduga itu rupanya hasil henna tersebut disukai oleh sebagian tamu undangan yang hadir. Kemudian teman-temannya menyarankan agar ia mencoba untuk menekuni profesi sebagai henna artist. Ima berpikir kalau memang ini bisa menghasilkan uang saat ia masih duduk di bangku sekolah kenapa tidak dicoba.

 

Tanpa pikir panjang, Ima kemudian meminta izin dengan kedua orangtuanya. Setelah mendapatkan restu wanita yang tinggal di kawasan Jakarta Timur itu mulai belajar menjadi henna artist secara otodidak. Tidak kursus dengan orang lain, Ima hanya mempelajarinya dari internet.

 

sumber: wolipop.detik.com


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.