Membuat Suara Desahan Di Pesawat, Co-Pilot Lion Air Dilarang Terbang

  • Kamis, 19/11/2015 - 15:19 WIB
 

Setelah sebelumnya maskapai penerbangan ini mengalami musibah kecelakaan beberapa waktu yang lalu, kini PT Lion Grup tertimpa masalah yang mengelikan. Gara-gara desahan pilot dalam sebuah penerbangan, akibatnya maskapai tersebut menjadi pembicaraan hangat publik saat ini. Tidak sampai disitu, beberapa penumpang pun melapokan hal tersebut pada pihak yang berkaitan dengan penerbangan.

 

Seorang penumpang yang melaporkan hal tersebut pada portal Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Lambertus menyatakan dalam laporannya bahwa kejadian tersebut terjadi saat dirinya sedang bepergian dari Surabaya menuju Denpasar dengan menumpangi maskapai Lion Air pada sabtu 14 November.

 

Saat desahan tersebut terdengar, sontak seluruh penumpak terjadi kegaduhan dikarenakan lebih karena merasa panik dan berasumsi pilot sedang tidak pada posisinya mengendalikan pesawat tersebut yang bisa saja mengancam nyawa mereka bila dalam keadaan di udara. Kejadian tersebut diawali dari pesan yang disampaikan melalui speaker pilot pada seluruh penumpang dimana dia menawakan rekan pramugarinya yang merupakan seorang janda sebagai ganti rugi atas delay yang dialami oleh para penumpang.

 

Betul memang pada saat kejadian tersebut berlangsung sedang terjadi delay selama 2 jam dan pesawat take off pada sekitar pukul 21.15. Pihak Kemenhub telah mengkonfirmasi bahwa laporan tersebut telah diterima pihaknya dan isi laporan tersebut sebagaimana dilansir batampos terdapat suara-suara desahan dan lainnya. Atas kejadian tersebut Kemenhub akan memanggil co pilot dimaksud untuk dimintai keterangannya agar dapat ditentukan sanksi yang sesuai dengan perbuatan yang dilakukannya.

 


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.