Aktor Charlie Sheen Positif HIV!

  • Kamis, 19/11/2015 - 11:16 WIB
 
Aktor Charlie Sheen akhirnya membenarkan kabar yang menyebutkan bahwa dirinya mengidap HIV.
 
 
 

Dalam wawancara dengan televisi Amerika NBC, mantan bintang sitkom Two And A Half Men itu mengatakan, "Saya di sini untuk mengakui bahwa saya positif HIV."

 

 

Pernyataannya itu menjawab spekulasi yang santer di media dalam beberapa hari terakhir. Sheen juga mengungkapkan bahwa ia telah mengeluarkan jutaan dolar untuk membayar orang-orang agar tutup mulut tentang penyakitnya.

 

 

"Saya harus menyudahi serangan gencar dan kebohongan ini," kata Sheen, seperti dilansir BBC, seraya mengakui bahwa ia didiagnosis positif HIV empat tahun lalu.

 

 

Namun, ketika ia menceritakan kondisinya kepada rekan-rekannya, yang ia dapatkan malah "pengkhianatan, pemerasan, dan kebohongan yang tak berujung".

 

 

"Saya memercayai mereka, mereka adalah orang-orang di lingkaran dalam saya, dan saya pikir mereka bisa membantu. Tetapi kepercayaan saya justru dibayar dengan pengkhiatan," kata Sheen.

 

 

Ia mengaku pernah diperas oleh seorang PSK yang mengambil foto obat-obatannya dan mengancam akan menjualnya ke media.

 

 

"Dengan mengungkapkan hal ini sekarang, saya seperti membebaskan diri dari penjara," ujar Sheen.

 

 

Aktor 50 tahun itu juga menjelaskan tentang kondisinya sebelum terdiagnosis positif HIV. "Awalnya saya merasakan sakit kepala dan sering berkeringat. Saya sempat dirawat di rumah sakit, saya pikir saya menderita tumor otak. Baru setelah tes, mereka memberitahukan kondisi saya. Itu tiga huruf yang sulit sekali diterima."

 

 

Sheen tampil didampingi dokternya, Robert Huizenga, yang memastikan bahwa pengobatan yang dijalani sang aktor selama ini telah berhasil menekan perkembangan virus di tubuhnya, dan memastikan saat ini Sheen dalam keadaan sehat. "Level virus di tubuh Charlie sangat rendah dan tidak terdeteksi," ujar Huizenga.


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.