Belajar dari Cerita 'KKN di Desa Penari' Ini 5 Etika yang Perlu Sobat Patuhi Saat Mengunjungi Tempat

  • Minggu, 22/09/2019 - 11:01 WIB

Hallo Sobat Souja, Sobat pasti sudah tak asing dengan cerita KKN di Desa Penari yang baru-baru ini viral di dunia maya. Yap, cuitan ini berawal dari akun anonim via twitter yang menceritakan mengenai kegiatan KKN di sebuah desa di Jawa Timur. Sontak cerita inipun mendapat perhatian besar, tak terkecuali komika sekaligus youtuber, Raditya Dika. Terlepas dari cerita fiktif atau nyata yang disampaikan oleh akun @SimpleMan81378523 tersebut, pada akhir ceritanya ia pun berpesan banyak pelajaran yang bisa diambil ketika mengunjungi sebuah tempat terutama desa tradisional.

Nah, berangkat dari cerita KKN Desa Penari ini, Soul Of Jakarta menyusun beberapa tips yang dapat membantu meningkatkan rasa mawas diri kita sebagai tamu saat berkunjung ke sebuah tempat baru. Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

 


1. Mengikuti peraturan yang berlaku

Sudah menjadi kewajiban seseorang sebagai tamu untuk mematuhi peraturan yang berlaku di daerah yang ia pijak. Terlepas dari di mana tempat tersebut, tak dapat dipungkiri akan ada peraturan yang berlaku. Sama halnya dengan desa tradisional dalam cerita KKN tersebut, sebaiknya ikuti apa yang diatur oleh penduduk lokal. Mengikuti peraturan dan budaya lokal merupakan salah satu bentuk apresiasi yang bisa Sobat berikan kepada penduduk setempat, dan juga sebagai sopan santun karena sudah diizinkan datang ke tempat tersebut.

 

 


2. Menghormati norma setempat

Ketika Sobat mengunjungi sebuah desa ataupun tempat dengan nilai tradisional yang dijunjung tinggi, ada baiknya untuk menghormati norma setempat. Toh, mengikuti aturan dan norma yang berlaku tidak merugikan diri Sobat dan orang lain, justru sebagai bentuk menghargai penduduk lokal. Batasan norma dan kesopanan di daerah tersebut mungkin akan sangat berbeda dengan daerah yang Sobat tinggali, namun beradaptasi dengan norma setempat juga sebagai bentuk rasa terima kasih Sobat sebagai tamu di tempat tersebut.

 

 


3. Menghargai satu sama lain

Tak hanya batasan norma dan peraturan yang berlaku, sejak dahulu kala kitapun sudah diajarkan untuk menghargai satu sama lain. Hal ini pula yang harus Sobat lakukan ketika mengunjungi tempat baru. Mengingat desa tradisional masih kental dengan adat yang berlaku, saling menghargai dan menghormati merupakan keharusan saat mengunjungi tempat tersebut. Walaupun terlihat sepele, tindakan seperti itu sangat bermakna ketika dilakukan.

 

 

 


4. Menjaga setiap perkataan

Ketika mengunjungi sebuah tempat ditemani oleh teman-teman yang sudah akrab, tentu momen bercandaan merupakan pemecah suasana yang asik. Namun, hal inilah yang justru harus Sobat jaga. Bercanda atau nyeletuk sembarangan bisa saja menyinggung perasaan orang lain yang belum tentu sepaham dengan Sobat. Omongan yang terlontar juga bisa jadi merupakan sebuah hal yang tabu pada tempat tersebut. Untuk itu, jangan sembarangan melontarkan kata-kata ketika berada di tempat baru, ya! Meskipun tidak menganut kepercayaan yang sama dengan penduduk lokal, ada baiknya Sobat mengikuti aturan dan menjaga setiap perkataan selama berada di sana.

 


5. Mengetahui informasi tentang tempat yang akan dikunjungi


Sekilas desa tradisional merupakan tempat yang asik untuk dikunjungi karena keragaman adat istiadat yang bisa dipelajari. Namun, di balik itu semua tentu ada yang harus Sobat jaga terutama norma dan peraturan yang berlaku. Inilah pentingnya mencari tahu terlebih dahulu tempat apa yang akan Sobat kunjungi. Dengan mengetahui terlebih dahulu sejarah juga dan apa saja keberagaman di dalam tempat tersebut, Anda pun akan lebih berempati dan menjaga diri dari hal-hal yang tak diinginkan.



 


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.