Butuh Udara Segar? 3 Kafe Bernuansa Alam di Bandung Ini Wajib Sobat Coba

  • Sabtu, 07/12/2019 - 09:22 WIB

Hallo Sobat Souja, Kental dengan udaranya yang sejuk, kota Bandung semakin menyenangkan ketika Sobat menikmati keindahan kota dari ketinggian. Bila Sobat mulai 'gerah' dengan deretan gedung tinggi dan butuh sedikit 'vitamin' dari pohon dan udara segar, tiga kafe bernuansa alam di Bandung ini dapat Sobat kunjungi. Tidak sekadar menikmati syahdunya kota kembang di malam hari, Sobat juga dapat mencicipi makanan yang tidak kalah nikmat di tiga kafe bernuansa alam ini. Jangan lupa bawa keluarga, sahabat, atau pasangan ya Sobat!

1. Tafso Barn


Hadir sejak 2016, kafe ini memiliki konsep yang sangat dekat dengan alam. Berada di daerah yang berbukit, kafe ini terbagi menjadi beberapa undakan dengan penataan yang berbeda. Ada yang dirancang untuk Sobat yang hanya ingin duduk-duduk menikmati alam, ada juga beberapa spot yang instagramable banget. Eits ada satu yang tidak boleh terlewat, apalagi kalau bukan rumah pohon Tafso Barn. Selain rumah pohon, lokasi favorit pengunjung untuk berfoto tetaplah tempat duduk sangkar burung.

Tafso Barn akan terlihat semakin indah bila Sobat mengunjunginya di malam hari. Alasannya, apalagi kalau bukan pemandangan kota Bandung dalam hiasan lampu kota yang indah. Tidak hanya menyuguhkan keindahan kota Bandung dari tempat yang lebih tinggi, Tafso Barn juga memiliki menu yang tidak kalah juara. Makanan khas Indonesia, Asia, hingga menu Eropa dapat Anda nikmati sambil mengobrol santai dengan sahabat. Tertarik? Sobat dapat mengunjungi kafe bertema rustic ini mulai pukul 09.00 - 21.00. Khusus untuk hari Sabtu, kafe yang dapat dilalui via jalan Lembang dan Punclut ini buka hingga pukul 22.00.
 
Lokasi: Jl. Baru Laksana No.75, Pagerwangi, Lembang

2. Armor Kopi


Masih merasa Tafso Barn kurang menyatu dengan alam? Di Armor Kopi, Sobat benar-benar akan bersantai di tengah alam karena tempat ngopi ini berlokasi tepat di Taman Hutan Raya (Tahura) Dago Pakar. Dengan membayar biaya masuk sekitar Rp11.000, Sobat sudah bisa masuk ke kawasan Tahura dan nongkrong cantik di tempat ini. Sedikit saran nih, suasana akan lebih menarik bila Sobat berkunjung ke sini pada pagi hari. Sobat jadi bisa berkeliling dengan leluasa serta berjumpa dengan rusa.

Menu yang tersedia di sini kebanyakan adalah camilan ringan dan tentu saja kopi. Di Armor Kopi, menu kopi paling juara adalah kopi Robusta, Liberica, dan Arabica. Tak begitu suka kopi? Tidak perlu khawatir, Sobat bisa memsan minuman non-kopi seperti green tea, oolong tea, dan black tea. Dengan harga maksimal Rp30.000, Sobat sudah bisa menikmati salah satu menu di kafe ini, Sobat.

Lokasi: Jln. Bukit Pakar Utara No. 10, Dago Pakar

3. Congo Solid Wood Gallery & Cafe


Ingin dinner romantis dengan pasangan, namun tetap ingin dekat dengan alam serta melihat pemandangan kota Bandung? Congo Solid Wood Gallery & Cafe ini bisa jadi pilihan untuk menghabiskan waktu kencan nih. Kafe yang namanya diambil dari salah satu nama hutan di Afrika ini memiliki tiga lantai dan tiga area. Sesuai namanya, seluruh kafe memiliki furnitur yang berasal dari kayu. Seperti pada pintu masuk, Sobat akan disambut dengan pintu gerbang besar yang terbuat dari kayu kokoh. Sobat akan semakin merasakan atmosfer alam dengan hadirnya pohon besar dari kawasan Taman Hutan Raya Dago Pakar.

Dibanding dua kafe sebelumnya, Congo merupakan 'tetua' karena berdiri jauh sebelum kedua cafe dibangun. Menu yang dihadirkan cukup beragam, mulai dari western hingga menu Indonesia tersedia di sini. Salah satu menu yang wajib Sobat coba adalah Ebony Steak yang menjadi trademark kafe ini. Bila ingin dinner dengan suasana yang lebih intim, Sobat dapat memesan area di lantai tiga. Area ini memang spesial, namun Anda harus melakukan pemesanan minimal satu juta Rupiah.
Lokasi: Jl. Rancakendal Luhur No. 8

Yuk, segera ajak pasangan Sobat atau keluarga untuk mengunjungi tempat ini!


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.