Cerita dari Caffeine di 58 Concert Room

  • Selasa, 07/01/2020 - 10:53 WIB

Hallo Sobat Souja! 58 Concert Room melakukan obrolan asik dengan band Caffeine dalam sesi "dialog" yang dibawakan oleh Ferdy Tahier. Pada kesempatan ini, 58 Concert Room menguak cerita yang lebih dekat dan hangat dengan para personil band dari Bandung untuk menyapa kembali para pendengar setianya.

Caffeine merupakan band yang berdiri pada tahun 90an tepatnya pada 1996 di kota Bandung ini memiliki formasi personil utama sebanyak 6 anggota, seiring berjalannya waktu, personil band Caffeine melakukan perubahan, personil awal yang terdiri dari Rudy, Beni dan Quyud telah menambah personil baru yaitu Alam pada tahun 2010, disusul oleh Ikko ditahun 2018, hingga saat ini menjadi 5 anggota sebagai formasi baru.

 

caff1

 

Di dalam dialog tersebut, Caffeine menceritakan bagaimana awal album mereka yang booming dari lagu-lagu andalan hingga "mendapatkan triple platinum, sebanyak 450.000 copy" pada penjualan kaset yang saat itu sebagai media yang paling marak di akhir tahun 90an hingga awal tahun 2000an. Sulitnya pembagian hasil dari penjualan tersebut menjadi salah satu cerita dari Caffeine pada saat itu karena belum mengenal sistem transfer dan masih menggunakan cash, tutur Beni yang penuh semangat menceritakan kisahnya bersama Caffeine pada jaman itu.

Dalam permainan "Who's the leader?" Caffeine merupakan band yang mampu menjawab semua pertanyaan yang diberikan dan dipastikan bahwa band Caffeine memiliki kapasitas pengetahuan yang sama satu dengan yang lain.

Rangkaian dialog 58 Concert Room ini menjadikan para pendengar terobati akan hadirnya band lawas yang tidak tergerus arus jaman, bersama dengan Caffeine yang hadir kembali, diharapkan dapat menghadirkan nuansa baru ditengah-tengah industri musik Indonesia.

 

 

caff2

 Nah sobat souja, yang pengen lihat lebih banyak keseruan dari obrolan seru "Chit Chat" dengan Band Caffeine yuk lihat di Channel Youtube CKH Entertainment


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.