Mencuci Rambut Dapat Menghambat Menstruasi, Mitos atau Fakta?

  • Kamis, 05/12/2019 - 08:56 WIB

Hallo Sobat Souja, Mitos seputar menstruasi sudah lama merebak di masyarakat. Mitos tersebut seringkali membuat wanita bingung dan melakukan hal-hal aneh yang sebenarnya tidak memiliki penjelasan medis. Mulai dari dilarang minum air es, minuman bersoda, hingga mencuci rambut saat menstruasi kerap terdengar di kalangan masyarakat. Nah, supaya Sobat tidak terus-menerus terjebak dalam mitos-mitos seperti ini, yuk simak penjelasan medis berikut mengenai boleh tidaknya mencuci rambut saat menstruasi.

Asal mula mitos mencuci rambut saat haid


Kepercayaan mengenai bahaya mencuci rambut saat haid mungkin saja merupakan warisan dari orang tua zaman dulu. Dikutip dari rubylove.com, mitos ini bisa saja hadir karena di masa lalu, banyak rumah yang tidak dilengkapi dengan air panas. Alasan lain yang juga bisa jadi dasar adanya mitos ini adalah kebanyakan orang di masa lampau memanfaatkan sungai atau danau untuk minum, mencuci, hingga mengerjakan pekerjaan rumah lainnya. Sementara wanita yang mandi dan mencuci rambut saat haid di sungai akan merasa tidak nyaman. Alasan-alasan inilah yang menjadi dasar mengapa orang di zaman dulu tidak mandi ataupun keramas saat haid, bukan karena adanya penyakit yang timbul ketika keramas saat haid.

Keramas saat haid tidak menimbulkan sakit kepala


Sebagian wanita percaya bahwa mencuci rambut saat haid dapat menyebabkan pusing atau sakit kepala. Hal ini dikarenakan teori yang menyebutkan perubahan suhu di kepala akan mendorong perubahan dalam perkembangan hormonal yang mengarah pada penyakit. Nyatanya, sakit kepala yang timbul bukan disebabkan karena keramas. Dilansir dari Healthline, perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron lah yang menjadi pemicu sakit kepala juga migrain saat menstruasi berlangsung.

Menstruasi yang berhenti saat siklus tidak disebabkan oleh aktivitas keramas


Apakah Sobat salah satu yang percaya dengan anggapan ini? Haid yang sempat berhenti dan keluar lagi di tengah siklus tidak disebabkan oleh aktivitas keramas yang Sobat lakukan. Dijelaskan oleh Healthline, pola haid yang seperti ini lagi-lagi bisa disebabkan oleh hormon estrogen dan progesteron. Pergeseran kadar hormon yang terjadi saat haid dapat menyebabkan pola stop-and-start selama siklus menstruasi. Selain itu, beberapa hal yang juga dapat menjadi penyebab terjadinya pola seperti ini adalah stres yang berlebihan, olahraga ekstrim, ataupun penyakit radang panggul.

Keramas saat haid tidak menyebabkan kanker

 

 


Kanker serviks yang digadang-gadang dapat disebabkan karena keramas selama periode menstruasi hanyalah mitos belaka. Tidak ada penjelasan ilmiah yang mampu menjelaskan kaitan kanker dengan aktivitas keramas selama menstruasi berlangsung. Justru keramas dan mandi saat haid sangat diperlukan karena mampu menjaga kebersihan badan yang tentunya memberikan rasa nyaman. Pola hidup yang sehat dan bersih akan menjaga keseimbangan hormon yang tentu berpengaruh penting pada siklus menstruasi.

Perlu diingat kembali, selama periode menstruasi rambut kerap terasa lebih berminyak. Hal ini tentu membuat rasa tidak nyaman dan tampilan rambut yang lepek. Untuk itu, keramas justru dianjurkan dilakukan saat menstruasi berlangsung. Sobat dapat memilih keramas menggunakan air hangat yang juga dapat membantu relaksasi dan meredakan kram selama menstruasi.

 Nah Berikut adalah informasi terkait Fakta dan Mitos dalam mencuci rambut pada saat menstruasi, Semoga informasi ini bermanfaat bagi Sobat Souja!


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.