Ragam Metode yang Dilakukan K-Pop Idol untuk Melawan Gangguan Kejiwaan

  • Jumat, 18/10/2019 - 09:07 WIB

Hallo Sobat Souja, Tentu Sobat pernah mendengarkan pepatah tersebut, bukan? Pepatah yang menganjurkan agar tidak menilai seseorang dari apa yang hanya ditampakkan. Kalimat tersebut tampaknya sangat tepat jika disematkan pada kehidupan K-Pop idol yang sering berseliweran di berbagai media. Kehidupan sebagai selebriti di industri hiburan Korea Selatan memang tak semudah yang dibayangkan. Bukan hanya dituntut untuk memberikan performa terbaik saat di panggung dan di depan kamera, idol K-Pop juga harus memenuhi standar di kehidupan sehari-harinya.


Dengan banyaknya faktor pemicu stres dan depresi di sekeliling, bukan tidak mungkin tekanan tersebut berdampak pada kesehatan mental mereka. Tragisnya, isu ini tidak begitu disorot media dan masih banyak pegiat industri musik K-Pop yang menyembunyikan gangguan mental yang mereka idap. Situasi baru mulai berubah saat SHINee Jonghyun mengakhiri hidupnya Desember 2017 silam. Penyanyi kelahiran 1990 itu memang sudah lama berjuang melawan depresi, namun memutuskan untuk lebih dulu meninggalkan rekan-rekannya. Sejak peristiwa tersebut, para idol perlahan mulai terbuka pada isu kesehatan mental mereka. Tak sedikit pula yang mengungkapkan metode yang dilakukan seorang idol untuk melawan gangguan kejiwaan. Apa saja ya kira-kira yang jadi usaha mereka?

Bang Yongguk - Membuat musik

 


Setelah 7 tahun aktif di industri hiburan Korea Selatan, sebagai anggota B.A.P, pria bernama lengkap Bang Yongguk itu memutuskan untuk bersolo karir. Namun sebelum memutuskan untuk berkarya sendiri, di tahun 2016 ia pernah mengambil waktu rehat sejenak akibat gangguan panik yang dideritanya. Setelah kontraknya dengan TS Entertainment, agensi yang mewadahi B.A.P berakhir, Yongguk mengisolasi dirinya sendiri. Rasa kosong yang ia rasakan membuatnya mulai melakukan aktivitas yang tidak bisa dilaksanakan saat masih menjadi idol seperti menghabiskan waktu dengan keluarga dan bermain tenis. Namun, setelah melakukan itu semua ia masih merasa hampa. Saat itulah mantan leader B.A.P itu memutuskan untuk bermusik kembali. Selain bermusik, Yongguk juga rutin memeriksakan dirinya ke psikiater dan meminum obat yang dianjurkan.

Taeyeon SNSD - Berobat dan berbagi pengalaman


nggota sekaligus leader dari Girls’ Generation ini adalah salah satu idol yang mengidap depresi. Kabar ini datang langsung dari wanita kelahiran tahun 1989 tersebut. Ia mengungkapkan perjuangannya menghadapi depresi melalui sesi Tanya Jawab yang ia adakan di akun Instagramnya. Keberanian Taeyeon dalam mengutarakan hal ini menunjukkan bahwa ia masih berusaha untuk memperbaiki kondisinya. Seperti yang dikutip melalui surat kabar daring New Straits Times, Taeyeon sedang berjuang dengan rutin mengonsumsi obat-obatan yang dianjurkan oleh psikiaternya. Penyampaian ini menuai ucapan-ucapan positif dan bernada semangat dari para fans Taeyeon dan SNSD. Sementara itu ia masih tetap beraktivitas di dunia musik sebagai solois.

JinE Oh My Girl - Meninggalkan industri hiburan

 

 


Debut pada tahun 2015, JinE merupakan anggota dari girl group Oh My Girl yang bernaung di bawah WM Entertainment. Wanita bernama asli Shin Hyejin ini sempat tampil bersama rekan-rekannya selama setahun sebelum akhirnya harus menunda aktivitas di pertengahan tahun 2016. Kala itu ia didiagnosis mengidap anoreksia. Seperti yang dilansir melalui media daring Koreaboo, bobot JinE sempat turun drastis hingga menyentuh angka 38 kg. Mantan idol kelahiran 1995 itu pun mengambil hiatus (masa istirahat dari aktivitas) selama setahun sebelum akhirnya secara resmi mengundurkan diri dari Oh My Girl. Usai menghentikan aktivitas sebagai idol, JinE kerap mengunggah kegiatannya di akun Instagram. Kondisi yang terlihat membuat para fans lebih lega karena ia tampak lebih bahagia.

IU - Berobat


 

Cantik, bersuara emas, dan disayangi oleh masyarakat Korea Selatan bukanlah sebuah jaminan seseorang tidak bisa mengidap gangguan mental. Penyanyi solo, IU, adalah sosok tersebut. Wanita yang berakting di drama Hotel Del Luna ini pernah mengungkapkan pada media Korea Selatan tentang usahanya mengatasi gangguan kecemasan dan bulimia yang ia derita. Saat gangguan kecemasan tersebut datang, wanita bernama asli Lee Jieun ini kerap mengknsumsi terlalu banyak makanan hingga akhirnya muntah. Karena tidak tahan dengan kondisinya saat itu, ia mengusahakan pengobatan pada dokter. Kini sedikit demi sedikit ia mampu memperbaiki kondisi mentalnya.

BIGBANG T.O.P - Mengurangi aktivitas di depan kamera

 

 


Jika Sobat menyukai K-Pop sejak generasi kedua, tentu nama T.O.P tak asing di telinga. Pada tahun 2017 rapper BIGBANG tersebut secara resmi didiagnosa mengidap gangguan kecemasan sosial dan pernah sengaja meminum obat anti kecemasan dalam jumlah banyak. Peristiwa ini terjadi pada saat ia sedang menunaikan wajib militernya. Akibat kejadian tersebut ia meminta waktu cuti sementara dari pelatihan militer yang sedang dijalani. Untuk mengatasi hal tersebut ia juga menerima perawatan psikologis dan memilih untuk tidak banyak mengekspos diri ke media.

Nah berikut Ragam Metode yang Dilakukan K-Pop Idol untuk Melawan Gangguan Kejiwaan, semoga bermanfaat untuk Sobat!

 


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.