Sutradara Indonesia Akhirnya Sukses di Hollywood Setelah Ditolak 32 Kali

  • Minggu, 22/11/2015 - 18:17 WIB
 
Membangun karier di industri film terbesar dunia, Hollywood, sungguh bukan sesuatu yang mudah. Hal itu diakui sineas asal Indonesia Livi Zheng. Sutradara film Brush with Danger itu rupanya pernah 32 kali ditolak oleh rumah produksi di Hollywood, karena idenya dianggap tidak menarik.
 
 
 

Namun, penolakan bertubu-tubi itu tak membuatnya menyerah. "Awalnya, film saya yang berjudul Brush with Danger ini sempat ditolak 32 kali. Saya terus perbaiki skripnya sampai ada yang benar-benar mau bekerjasama dengan saya untuk film ini," kata Livi saat ditemui di pemutaran perdana filmnya di Plaza Senayan XXI, Jakarta, Jumat (20/11/15) malam.

 

 

Dengan usaha yang tidak pernah berhenti itu, perempuan berusia 25 tahun ini akhirnya mendapatkan kesempatan untuk mewujudkan impian sebagai sutradara.

 

 

Bahkan, di film Brush with Dnger ini, Livi berhasil menggandeng tim yang pernah mempproduksi film Starwars dan The Hunger Games.

 

 

 


"Dulu enggak ada yang mau bekerjasama dengan saya karena saya belum punya nama, portofolio juga ditanya, tapi akhirnya saya berusaha untuk meyakinkan mereka. Ditolak 32 kali bukan berarti saya menyerah, saya terus berusaha dan setelah berkali-kali revisi itu, saya bisa wujudkan film ini dan punya tim yang solid, ada tim produksi dari film Star Wars dan Hunger Games," ujarnya.
 
 
 

 

Menurut Livi, film Brush with Danger sudah lebih dulu ditayangkan di Amerika pada September 2014. Di Indonesia, film bergenre drama-action ini mulai ditayangkan di seluruh bioskop di Indonesia pada 26 November 2015.


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.