Apa Saja Masalah Yang Di Dapat Dari Kebiasaan Makan Tergesa-Gesa?
Minggu, 23/06/2019 - 07:49 WIB
images-artikel/kecil/makan cepat.jpg
Sumber: kupang.tribunnews.com
 
 
Jakarta -
Halo Sobat Souja, gaya hidup perkotaan yang serba cepat serta kesibukan pekerjaan telah menyebabkan banyak orang untuk makan secara cepat dan tergesa-gesa. Kebiasaan makan secara cepat ini ternyata bisa menimbulkan beberapa masalah kesehatan pada seseorang.


Diketahui bahwa sesungguhnya otak memerlukan sejumlah waktu untuk memproses bagaimana tubuh mengonsumsi makanan. Setidaknya butuh waktu sekitar 20 menit bagi otak untuk memproses sinyal ketika perut kenyang.


Kegagalan memproses sinyal ini bisa membuat seseorang makan berlebih, berat badan meningkat dan obesitas. Hal ini terjadi ketika otak kesulitan mengimbangi ketika seseorang makan dengan cepat sehingga akhirnya dia makan berlebih.


Obesitas


Penelitian sebelumnya mengungkap bahwa orang yang biasa makan cepat cenderung memiliki risiko tiga kali lipat kelebihan berat badan. Penelitian lain juga menyebut bahwa mereka yang makan lebih cepat dibanding biasanya memiliki risiko dua kali lebih besar mengalami obesitas.


Diabetes


Selain kegemukan, makan cepat juga dapat meningkatkan resistensi insulin yang berujung pada munculnya diabetes tipe 2 dan penyakit metabolisme. Sebuah penelitian mengungkap bahwa orang yang makan secara cepat memiliki potensi diabetes 2,5 kali lebih besar dibanding yang makan dengan perlahan.


Masalah Metabolisme


Beberapa orang juga diketahui mengalami masalah metabolisme. Hal ini diketahui berhubungan dengan meningkatnya risiko mengalami serangan jantung serta diabetes.


Masalah Pencernaan


Memburuknya pencernaan merupakan masalah lain yang dapat. Makan dengan cepat bisa berujung masalah pencernaan karena seseorang cenderung menyendok lebih banyak dan lebih sedikit mengunyah.


Cara Mengatasinya


Makan secara perlahan bisa meningkatkan kondisi pencernaanmu serta rasa dari makanan. Untuk bisa makan secara perlahan, hindari mengonsumsi makanan ketika sedang di depan telepon, televisi dan perangkat lain, turunkan sendok setiap baru menyuap, minum air, kunyah makanan lebih lama, pilih makanan kaya serat, serta lakukan suapan dalam jumlah kecil.


Makan perlahan juga bisa menimbulkan banyak keuntungan bagi tubuh. Hal ini bisa meningkatkan tingkat hormon, membuat kamu lebih puas, serta mengurangi asupan kalori.
 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Rabu, 03/07/2019 - 10:37 WIB
Senin, 01/07/2019 - 10:23 WIB
Jumat, 05/07/2019 - 09:37 WIB