Jadilah Pengguna Media Sosial Yang Tidak Cuma Pintar, Namun Juga Cerdas
Selasa, 26/02/2019 - 16:32 WIB
images-artikel/kecil/20190226_124450.png
Sumber: Soul of Jakarta
 
 
Jakarta -

Sobat Souja, seolah telah menjadi gaya hidup, menggunakan media sosial kini menjadi seperti sebuah keharusan. Dikatakan demikian karena media sosial memberikan akses kemudahan bagi kita dalam berkomunikasi.

Jumlah pengguna media sosial semakin meningkat seiring dengan aktifnya penggunaan ponsel pintar dan tersedianya internet murah.
 
Namun sayang, tingginya tingkat penggunaan media sosial di Indonesia juga dibarengi dengan tingkat kejahatan yang terjadi melalui media sosial, seperti penipuan, pemerasan, pencemaran nama baik, dan banyak lagi kejahatan lainnya.

Nah Sobat souja, agar kamu dapat menjadi pengguna media sosial yang cerdas, terhindar dari kejahatan digital lewat media sosial dan memiliki kehidupan lebih positif di media sosial, ada beberapa tips yang dapat kamu ikuti.

   

Jangan membagikan data pribadi di media sosial

 

Ini merupakan salah satu hal terpenting yang harus di ingat. Jangan pernah membagikan data pribadi seperti nomor ponsel, alamat lengkap, alamat email, nama ibu kandung, dan data-data pribadi lainnya. Peretas (hacker) bisa menggunakan data ini untuk menjebol akun-akun yang kamu miliki.
 
Jika ada teman yang memang membutuhkan baiknya bisa bertukar melalui jalur pribadi yang tersedia di sosial media  


 

Atur tingkat privasi akun

 

Semua situs atau aplikasi jejaring sosial menyediakan pengaturan tingkat privasi bagi penggunanya. kamu bisa meminimalisasi risiko menjadi korban kejahatan di media sosial dengan pengaturan ini. Atur siapa saja yang bisa melihat post yang kamu unggah, siapa saja yang bisa mengajukan pertemanan, siapa saja yang bisa melihat profil pribadimu, dan lainnya.

 

Selektif memilih teman

 

Meski kamu baru mulai membuat akun di jejaring sosial dan menginginkan banyak teman, tapi kamu tetap harus selektif memilih teman, ya. Mengundang pertemanan pada orang yang memang kamu kenal saja, begitu juga sebaliknya. Namun jika harus menerima pertemanan yang sama sekali belum dikenal untuk kepeeluan pekerjaan, baiknya dipastikan lebih dulu bahwa akun tersebut positif dan bukan fake account.

 

Selalu berpikir ulang sebelum mengunggah post

 

Mulutmu adalah harimaumu. Ungkapan ini juga berlaku di media sosial. Agar menjadi pengguna media sosial yang cerdas, pertimbangkan dampak dari posting yang akan kamu unggah baik bagi diri sendiri atau orang lain.

 

Banyak kasus pencemaran nama baik berawal media sosial. Kasus itu bisa kamu alami jika postingan mu menyinggung pihak tertentu. 

 

Jadi, mulai bijak dengan sosial media mu, ya!

 
 
Artikel Terkait:
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Rabu, 03/07/2019 - 10:37 WIB
Senin, 01/07/2019 - 10:23 WIB
Jumat, 05/07/2019 - 09:37 WIB