Sobat Souja, keangkeran markas Manchester United (MU), Old Trafford, ternyata tidak berpengaruh bagi Paris Saint-Germain (PSG). Wakil Prancis itu justru meraih ha" />
Keganasan Dari MU Tidak Berpengaruh Untuk PSG
Kamis, 14/02/2019 - 08:40 WIB
images-artikel/kecil/united-psg-1.jpg
Sumber: The Independent
 
 
Jakarta -
Sobat Souja, keangkeran markas Manchester United (MU), Old Trafford, ternyata tidak berpengaruh bagi Paris Saint-Germain (PSG). Wakil Prancis itu justru meraih hasil manis di stadion berkapasitas 74.994 penonton itu.


PSG menang 2-0 atas MU pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB. Kedua gol tim tamu dicetak Presnel Kimpembe dan Kylian Mbappe.


Ini merupakan kekalahan pertama MU dengan margin dua gol di Old Traffrod dalam sejarah klub pada kompetisi Eropa. Sementara itu, PSG tercatat sebagai tim Prancis pertama yang mencetak lebih dari satu gol di markas klub berjuluk Setan Merah.


Sebelumnya, tidak ada tim Prancis yang mampu meraih kemenangan ketika menghadapi MU di Old Trafford pada kompetisi Eropa. Di Liga Champions, catatannya adalah imbang dua dan kalah delapan.


Kekalahan Pertama Solskjaer


Manchester United (MU) kembali disegani lawan setelah Ole Gunnar Solskjaer menggantikan Jose Mourinho sebagai manajer interim. Bersama juru strategi asal Norwegia itu, Setan Merah tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan di semua kompetisi.


MU mencatat delapan kemenangan dan sekali imbang dalam sembilan pertandingan terakhir di Liga Inggris. Dua kemenangan lainnya diraih pada ajang Piala FA, yakni 2-0 atas Reading dan membungkam Arsenal 3-1.


Tetapi, Solskjaer gagal melanjutkan tren positif tersebut, Di pertandingan ke-12 bersama MU, Solkjaer dan pasukannya harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.


Setan Merah menyerah dengan skor 0-2. Ini merupakan kekalahan pertama yang harus diderita Paul Pogba dan kawan-kawan.


Tetap Optimistis


Peluang MU untuk lolos ke perempat final Liga Champions sangat kecil. Sebab, mereka harus mencetak tiga gol pada leg kedua di markas PSG, 7 Maret mendatang.


Namun, Solskjaer optimistis pasukannya bisa melakukannya. "Kami tahu bahwa kami harus mencetak setidaknya dua gol dan tidak kebobolan di leg kedua nanti," kata Solskjaer kepada MUTV.


"Kami sudah pernah melakukan itu di klub ini. Kami bisa membalikkan keadaan di leg kedua nanti."


Solskjaer menyebut ia dan pemainnya sudah belajar banyak dari kekalahan ini. "Kami harus pergi ke Paris dan tetap mencoba. Kami harus tetap berusaha dan belajar dari kesalahan yang kami buat pada hari ini," ucapnya.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Rabu, 03/07/2019 - 10:37 WIB
Senin, 01/07/2019 - 10:23 WIB
Jumat, 05/07/2019 - 09:37 WIB