Kisah Inspiratif: Titik Fokus Sang Pemburu Muda
Rabu, 03/02/2016 - 13:17 WIB
images-artikel/kecil/ribuan-pengguna-facebook-mengecam-foto-gadis-pemburu-ini.jpg
Sumber: bing.com
 
 
Jakarta -
Pada suatu masa di sebuah hutan, tinggal seorang pemburu dengan anak laki-laki semata wayangnya. Melihat pekerjaan Sang ayah yang menurutnya sangat jantan, sang putera pun tertarik belajar menggunakan busur dan akan panah. Ia memohon kepada Sang Ayah untuk mengajarinya, meski saat itu usianya masih kecil dan belum saatnya belajar memanah. Namun demikian, Sang Ayah pun luluh dan membuatkan sebuah panah lengkap dengan busur berukuran kecil. 


Setelah panah selesai dibuat, mereka pun keluar rumah untuk berlatih. Dengan gembira, si anak membawa busur dan anak panahnya, memulai hari pertamanya pergi berburu ke dalam hutan. Dia pun dengan teliti memperhatikan setiap gerakan di semak-semak sambil mengikuti tanda petunjuk yang di buat sang ayah agar tidak tersesat di dalam hutan. Tiba-tiba, hampir bersamaan tampak dua kelinci keluar dari semak-semak. Dengan instruksi Sang Ayah, anak lelaki itu segera mengarahkan busurnya ke arah kelinci di sebelah kiri. 


Akan tetapi di saat yang sama, di sebelah kanan rupanya terdapat kelinci dengan ukuran lebih besar dan gemuk. Seketika, sang anak pun langsung mengganti arah bidikan busurnya ke sebelah kanan. Sialnya, kelinci gemuk malah berlari dengan cepat sedangkan saat pemburu muda kembali mengarahkan bidikan ke sebelah kiri, kelinci satunya sudah tidak nampak. Dengan kesal, ia mengadu kepada Sang Ayah. 


"Bagaimana ini Ayah?! Saya belum berhasil mendapatkan buruan satu pun! Kelinci-kelinci itu sangat lincah, belum sempat saya melepaskan anak panah, mereka sudah lenyap. Padahal saya sudah berusaha membidik dengan sepenuh hati dan fokus," ungkap sang anak menggebu-gebu. 


Dengan tersenyum, Sang Ayah pun berkata:


"Kegagalanmu kali ini adalah sebuah pelajaran yang sangat berharga buatmu, anakku. Kelinci-kelinci itu adalah sasaran yang bagus. Salahnya bukan karena kelincinya yang kecil dan lincah, tetapi karena kamu tidak fokus pada titik sasaran! Sebentar mengarah ke kiri dan sebentar ke kanan. Ingat! Kamu tidak mungkin dapat melakukan dua pekerjaan sekaligus di saat yang bersamaan. Kamu harus menentukan satu pilihan dan fokus untuk menyelesaikannya. Andai tadi kamu membidik dengan fokus hanya pada satu titik sasaran, tentu hasilnya akan berbeda. Mungkin saat ini kamu sudah berhasil membawa pulang kelinci lincah itu." 


Sobat Souja, 


Ada pepatah mengatakan bahwa One Rabbit is Better Than Two Rabbit in The Bush, maksudnya adalah satu buah kelinci di tangan lebih baik daripada dua kelinci yang berada di semak belukar. Demikian peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kisah ilustrasi di atas. Begitu pula dalam kehidupan ini, untuk sukses mengembangkan karir atau mewujukan cita-cita yang kamu inginkan, maka fokuslah pada satu bidang terlebih dahulu. Satu titik sasaran bisa diartikan sebagai bakat, keterampilan, pekerjaan atau pada sesuatu yang kita kuasai.  


Sumber: andriewongso.com


 





 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Selasa, 09/04/2019 - 09:46 WIB
Jumat, 05/04/2019 - 09:27 WIB
Kamis, 04/04/2019 - 10:29 WIB