Menambah Air Pada Sabun Cair Ternyata Berbahaya Loh, Ini Faktanya !
Senin, 01/07/2019 - 10:02 WIB
images-artikel/kecil/5F3B87A1-9DD1-4ED3-8540-F8359B057E33.jpeg
Sumber: Soul Of Jakarta
 
 
Jakarta - Sobat Souja, kamu pasti pernah mencampurkan air ke sabun cair untuk pengiritan? Nyaris semua orang mengaku pernah melakukannya. Jika dipikir secara sederhana, mungkin cara ini memang irit. Namun ternyata berdasarkan penelitian, mencampurkan air ke sabun bahkan sampo punya beberapa risiko mengkhawatirkan.

Menurut pesan itu, kandungan ABS (Alkyl Benzene Sulfanat) dalam beberapa merek sabun pencuci piring bila bercampur dengan garam dapur (NaCL) yang mengandung chlor atau klorin, akan menghasilkan senyawa kimia chlor benzene.

Chlor benzene beracun karena bersifat karsinogenik. Terlebih lagi air penyulingan yang melalui proses penjernihan atau klorinisasi juga menghasilkan klorin. Kesimpulan pesan itu, klorin pada air jika berakumulasi dengan chlor benzene pada pencuci piring yang ditambah garam, akan menimbulkan bahaya karsinogenik berlipat ganda.

Sabun pencuci piring merupakan turunan dari deterjen. Proses pembuatannya sama dengan proses pembuatan sabun pada umumnya. Yakni melalui suatu proses hidrolisis lemak dalam kondisi basa yang disebut saponifikasi atau reaksi penyabunan

Menambahkan air ke dalam sabun cair juga malah membuat bakteri bisa tumbuh subur di dalamnya. Bakteri bisa berkembang biak dalam medium cair apapun (jadi itulah ada alasan mengapa sabun menggunakan bahan pengawet juga).
 
Lalu bagaimana caranya agar bisa tetap hemat sabun cair tanpa harus mencampur dengan air? Cari saja wadah yang lubangnya lebih kecil dari biasanya sehingga orang bisa lebih dapat mengukur kebutuhan jumlah sabun cairnya.
 
 
Artikel Terkait:
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Rabu, 03/07/2019 - 10:37 WIB
Senin, 01/07/2019 - 10:23 WIB
Jumat, 05/07/2019 - 09:37 WIB