Sebut Justin Bieber Raja Latin, Iklan Buatan Spotify ini diprotes Keras!
Senin, 26/06/2017 - 11:13 WIB
images-artikel/kecil/bieber-spotify-geotargeting-hed-2015.png
Sumber: bing.com
 
 
Jakarta -
Sukses membawakan tembang kolaborasi, Despacito, Justin Bieber disebut-sebut akan menaklukan pasar musik Amerika Latin. Melihat hal tersebut, situs berbayar populer, Spotify pun memasang sebuah iklan lewat media sosial mereka. Namun, alih-alih mendapat respon positif, iklan tersebut justru dikritik habis-habisan! Apa pasal? Mengutip New York Dailynews, sebuah iklan sponsor Spotify muncul di Instagram pada pekan lalu. Iklan tersebut menyebutkan Bieber sebagai seorang Latin King setelah merilis single Despacito yang dibawakan bersama Luis Fonsi dan Daddy Yankee. 


Sontak saja, netizen langsung menganggap jika tim kreatif Spotify sedang bercanda dan kehilangan akal. Pasalnya, Bieber merupakan penyanyi asal Kanada, bukan latin. Selain itu, pelantun Life is Worth Livin ini juga tidak hafal lirik lagu latinnya sendiri. Pada beberapa konser turnya, Justin selalu kebingungan saat menyanyikan part latin lagu tersebut. 
 
   

"Ayolah Spotify! Kalian menggelikan! Dia (JB) bukan seorang Raja Latin. Ia bahkan tak mampu bernyanyi dalam bahasa Spanyol. Turunkan iklan omong kosong itu" ungkap salah seorang netizen. 


Setelah mendapatkan banyak kecaman, Spotify akhirnya menarik iklan tersebut dari peredaran. Bersamaan dengan itu, layanan streaming musik tersebut mengeluarkan permohonan maaf kepada semua pihak yang tersinggung. 


"Kami membuat sebuah keputusan kreatif untuk menampilkan Justin Bieber di iklan kami kami kami ingin merayakan Despacito sebagai momen budaya penting saat genre musik crossover. Kami menyadari bahwa ini bisa dianggap tidak sensitif secara kultural sehingga kami menarik iklan tersebut" ujar juru bicara Spotify." 


Ada-ada saja ya Sobat! 

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Selasa, 09/04/2019 - 09:46 WIB
Jumat, 05/04/2019 - 09:27 WIB
Kamis, 04/04/2019 - 10:29 WIB