Sudahkah Anda Berdestinasi Liburan Ke Tanjungpinang Saat Lebaran?
Selasa, 11/06/2019 - 09:31 WIB
images-artikel/kecil/tanjung pinang.jpg
Sumber: Kompasiana.com
 
 
Tanjung Pinang -
Halo Sobat Souja, memanfaatkan liburan panjang saat #PesonaMudik2019 nanti, coba sambangi destinasi-destinasi yang ada di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Kota Gurindam ini dianugerahi berbagai tempat wisata menarik tidak kalah dari daerah wisata lainnya.


Tanjungpinang adalah sebuah kota yang mengalami perubahan status begitu dinamis sejak zaman dulu. Berulang kali daerah ini berubah status mulai dari pusat pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga, ibukota kabupaten Riau Kepulauan, sampai akhirnya ditetapkan menjadi sebuah kota administratif dan menjadi ibukota dari provinsi Kepulauan Riau.


"Ibukota provinsi Kepulauan Riau ini adalah salah satu daerah yang amat sangat penting bagi Indonesia. Pasalnya di sana lahir cikal bakal bahasa persatuan Bahasa Indonesia yaitu Bahasa Melayu," ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Boeralimar.


Menteri Pariwisata, Arief Yahya menilai Kota Tanjungpinang keren. Karena termasuk destinasi unggulan halal di Indonesia. Jika pada 2018 lalu Tanjungpinang masih diperingkat 7, tahun ini naik ke peringkat 3.


"Letaknya yang strategis, berbatasan dengan Malaysia dan Singapura menjadi keuntungan tersendiri. Amenitasnya, atraksinya, aksesnya, semua sudah oke. Semua digarap secara serius. Rugi pokoknya kalau belum berwisata di Tanjung Pinang," ujar Menpar Arief Yahya.


Berikut beberapa destinasi paling oke liburan di Tanjungpinang.


1. Pulau Penyengat


Pulau Penyengat merupakan pulau kecil yang berda tepat di depan Tanjungpinang. Di pulau ini terdapat berbagai peninggalan bersejarah, di antaranya adalah Masjid Raya Sultan Riau yang terbuat dari putih telur, makam-makam para raja, makam Raja Ali Haji, kompleks Istana Kantor dan benteng pertahanan di Bukit Kursi.


Bagian yang menyenangkan dari kunjungan ke Pulau Penyengat adalah menuju ke sana harus menaiki perahu atau pompong.


Kita bisa menyewa perahu dari dermaga utama di Tanjungpinang, dengan harga Rp14.000/orang untuk perjalanan pulang dan pergi. Dibutuhkan waktu sekitar 15 menit menyeberangi perairan yang biasanya cukup tenang. Namun, kita dianjurkan menggunakan life jacket untuk keselamatan saat keadaan darurat.


2. Laman Boenda Tepi Laut


Berada di tepi laut, Laman Boenda begitu diminati penduduk lokal untuk bersantai. Dari mulai pagi hari untuk berjoging, hingga sore dan malam hari.


Sambil duduk berleha-leha, melihat pemandangan kapal dari Batam, Singapura dan Malaysia berlalu lalang bersender di Pelabuhan Sri Bintan Pura.


Diresmikan pada 2015, ruang rekreasi keluarga menjadikan taman ini memiliki banyak pengunjung. Dengan banyaknya permainan untuk anak-anak dengan tiga area yang berbeda, sarana olah raga dan juga pemadangan yang dimilikinya. Tidak perlu repot membawa makanan dari luar, karena di sini banyak pedagang asongan menjajahkan daganganya.


3. Vihara Avalokitesvara Graha


Tempat wisata religi yang selayaknya dan patut untuk Anda kunjungi kali ini salah satunya adalah Vihara Avalokitesvara Graha.


Tanjungpinang walaupun mayoritas penduduk adalah melayu, namun merupakan salah satu daerah dengan komunitas warga keturunan Tionghoa terbanyak di Indonesia. Komunitas ini hidup rukun dan damai bersama penduduk asli. Serta suku pendatang lainnya seperti Minang, Jawa, Batak dan lain-lainnya.


Vihara ini terletak di Kelurahan Air Raja di sebelah kiri Jalan WR Supratman, jalur lintas Tanjung Pinang-Tanjung Uban, Batu 14.


4. Klenteng Sun Tekong


Di Senggarang, Tanjungpinang adalah sebuah desa kecil yang di kenal dengan tempat para Dewa berkumpul, karena terdapat kelenteng-kelenteng berdiri disana. Salah satunya adalah Klenteng Sun Tekong.


Warga sekitar memanggil Klenteng Sun Tekong dengan sebutan Kuil Dewa Api. Artinya doa yang ditunjukan di klenteng ini lebih untuk memohon keselamatan, kebahagiaan, dan kesehatan.


Tidak hanya itu, di Senggarang juga terdapat bangunan Mesjid, GerejaKatolik, Vihara, dan Patung-patung Budha yang telah berdiri lebih dari satu abad lamanya.


5. Gedung Gonggong


Tak jauh di area Laman Boenda terdapat Gedung Gonggong yang merupakan salah satu ikon Tanjungpinang. Dengan bentuk yang menyerupai hewan laut itu, Gedung Gonggong dibangun sebagai pusat informasi pariwisata Kepri sekaligus museum kebudayaan.


Sepintas, bangunan ini mengingatkan kita akan Keong Mas di Taman Mini Indonesia Raya, Jakarta. Dibalut dengan atap berwarna emas, Gedung Gonggong didesain menyerupai siput laut, dengan dinding yang terbuat dari kaca gelap.


Gedung tersebut terdiri dari dua lantai, dilengkapi dengan televisi yang menampilkan selayang pandang Tanjungpinang. Di lantai basement terdapat toko oleh-oleh yang menjajakan makanan dan kerajinan khas Tanjungpinang.
 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Rabu, 03/07/2019 - 10:37 WIB
Senin, 01/07/2019 - 10:23 WIB
Jumat, 05/07/2019 - 09:37 WIB