Yuk Berburu Takjil Di Pasar Kaget Ramadhan Yogyakarta
Jumat, 10/05/2019 - 09:27 WIB
images-artikel/kecil/pasar.jpg
Sumber: Harian Merapi
 
 
Jakarta - Halo Sobat Travel Souja, siapa bilang bulan Ramadan menjadi penghalang untuk travelling? Meskipun tengah berpuasa, bukan berarti aktivitas jadi terbatas, termasuk travelling.


Yup, Ramadan memang paling enak kalau dilewatkan sambil traveling ke daerah lain. Apalagi sambil menggali berbagai keseruan Ramadan di tempat yang berbeda. Seperti halnya berburu takjil khas daerah. Ini menjadi pengalaman seru yang tak terlupakan. Salah satu destinasi yang menarik untuk di kunjungi untuk berburu takjil adalah Jogja.


Menurut Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Jogja menawarkan beragam destinasi asik untuk berburu kuliner takjil. Bahkan menjadi surga kuliner takjil. Karena di Jogja terdapat beragam pasar khusus yang menjual takjil Ramadan. Apalagi saat ini Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga sedang menggelar lomba IG Pesona Mudik 2019. Sebuah lomba yang berhadiah total Rp.300 juta.


"Jogja itu selalu ngangeni, apalagi saat puasa. Karena Jogja punya aura yang khas saat puasa tiba. Termasuk juga munculnya pasar takjil Ramadan yang menjual berbagai kuliner khasnya. Yang mana nggak hanya punya rasa khas Jogja, kelezatannya juga nggak usah diragukan. Nah kan bisa sekalian berburu konten untuk lomba Pesona Mudik 2019. Siapa tau beruntung bisa buat THR Lebaran," ujar Menpar Arief Yahya.


Lantas dimanakah traveler dapat berburu takjil di Jogja? Berikut deretan pasar Ramadan yang menjadi surga berburu takjil Ramadan di Jogja.


1. Pasar Ramadan Kauman


Pasar Ramadan Kauman bisa dikatakan sebagai pelopor munculnya pasar-pasar kaget Ramadan lainnya di Jogja. Pasar tiban ini terletak di Jalan Ahmad Dahlan, tepatnya di Kampung Kauman RW 10 RW 13. Pasar ini sudah ada sejak tahun 1990-an atas inisiatif masyarakat sekitar.


Berbagai jenis masakan dan minuman, dari camilan ringan, sayur, lauk-pauk, serta es-es segar siap mengundang ribuan masyarakat Kota Gudeg untuk berburu takjil di tempat ini.


Kauman memang dikenal dengan masyarakatnya yang religius dan karena lokasinya yang berdekatan dengan Masjid Agung Keraton Yogyakarta atau biasa disebut Masjid Gede Kauman. Dan biasanya ketika Ramadan masjid ini tak pernah sepi pengunjung. Banyak orang yang sengaja menunggu berbuka puasa di masjid peninggalan Mataram Islam ini. Jadi sambil berburu takjil juga sekalian berwisata religi.


2. Kampoeng Ramadan Jogokariyan


Pasar Ramadan yang kedua adalah Kampoeng Ramadan Jogokariyan. Berbeda dengan Pasar Sore Ramadan Kauman yang terletak di dalam gang kampung, Kampoeng Ramadan Jogokariyan digelar di sepanjang Jalan Jogokariyan yang cukup luas.


Kampoeng Ramadan sendiri diselenggarakan oleh Pengurus Masjid Jogokariyan sejak sekitar tahun 2005. Hingga saat ini, Kampoeng Ramadan Jogokariyan setidaknya menampung 300 pedagang setiap tahunnya. Makanan dan minumanan yang dijajakan pun beragam. Dari mulai kuliner tradisional hingga kuliner kekinian. Aksesnya yang mudah dan sajian yang bervariasi membuat Kampoeng Ramadan Jogokariyan banyak disambangi sambil menunggu berbuka puasa.


Saking ramainya, perputaran uang selama pasar kaget Ramadan ini digelar konon mampu menembus sembilan digit alias miliaran. Selain menyelenggarakan Kampoeng Ramadan Jogokariyan, pengelola masjid juga menghadirkan berbagai agenda menarik selama Ramadan. Acara seperti buka puasa bersama yang memberikan 1000 lebih makanan berbuka gratis untuk pengunjung dan pedagang, Itikaf 10 hari penuh, dan Tarawih ala Madinah dan Gaza.


3. Jalur Gaza Nitikan


Eits jangan kaget dulu. Jalur Gaza yang dimaksud tidak seperti di Palestina yang terus dilanda perang. Jalur Gaza ini adalah sebuah singkatan dari Jajanan Lauk Sayur Gubuk Ashar Zerba Ada. Nah karena berlokasi di Nitikan, maka disebut Jalur Gaza Nitikan. Di pasar kaget Ramadan ini terdapat sekitar 130 pedagang dari sekitar maupun luar warga Nitikan.


Kuliner yang dijajakannya pun tak kalah nikmatnya. Pokoknya seba lengkap. Mau kuliner berat hingga jajan pasar ada di lokasi ini.


Jalur Gaza Nitikan digelar selama 30 hari penuh dibawah pengurus Masjid Muthohhirin. Selain menghadirkan pasar kaget Ramadan, tempat ini juga memiliki berbagai agenda menarik selama bulan Ramadan. Salah satu yang paling fenomenal adalah pernah diadakannya promosi film Sang Pencerah yang dihadiri langsung oleh sang aktor Lukman Sardi dan Giring Nidji.


4. Pasar Ramadan Pakualaman


Pasar Ramadan Pakualaman atau yang secara resmi bernama Gajah Mada Ramadan Festival termasuk pasar kaget Ramadan terbaru di Jogja. Pasar tiban ini baru terlaksana di tahun 2015 atas prakarsa warga Purwokinanti, Pakualaman dan salah satu hotel yang terletak di Jalan Gajah Mada. Salah satu tempat mencari takjil ini digelar sepanjang lebih kurang 200 meter sepanjang Jalan Gajah Mada dan diikuti sekitar 60 pedagang.


Pasar ini juga sangat menarik untuk dikunjungi. Terbukti setiap tahun banyak wisatawan luar kota yang datang hanya untuk merasakan kelezatan takjil khas Pasar Ramadan Pakualaman. Salah satu keunikan yang selalu hadir setiap bulan Ramadan di Pakualamana adalah hiasan payung warna-warni yang menjadi dekorasi utama. Payung-payung cantik ini digantung sepanjang sekitar 100 meter.


Bukan hanya menjadi dekorasi utama, payung-payung yang digantung sepanjang 100 meter ini juga dipercaya sebagai lambang keguyupan warga lokal. Dengan adanya pasar ini diharapkan akan membuat warga semakin kompak serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Pasar Ramadan Pakualaman ini turut dimeriahkan dengan adanya pertunjukkan musik, nasyid dari masjid-masjid se-Pakualaman, dan donor darah. Penasaran dengan kemeriahannya? Silahkan langsung mampir ke Pasar Ramadan Pakualaman.
 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Kamis, 01/08/2019 - 09:58 WIB
Senin, 05/08/2019 - 10:03 WIB
Jumat, 02/08/2019 - 08:44 WIB